Gunung Agung, Cerah di Malam Hari, Mendung di Pagi Hari

Kompas.com - 02/10/2017, 09:15 WIB
Gunung Agung diambil dari Pos Pantau Minggu malam (1/10/2017).Dok Pos Pantau Gunungapi Agung Bali Gunung Agung diambil dari Pos Pantau Minggu malam (1/10/2017).

KARANGASEM, KOMPAS.com - Cuaca Gunung Agung pada Minggu malam (1/10/2017) hingga Senin dini hari (2/10/2017) terlihat cerah.

Dari pantauan Kompas.com, pada 28 dan 29 September 2017, puncak Gunung Agung terlihat jelas dan cuaca cerah. Kemudian, hujan mengguyur sekitar pos pantau selama satu hari dan puncak Gunung Agung kembali tertutup mendung dan kabut selama beberapa hari.

"Malam ini puncak Gunung Agung terlihat jelas, asap putih tipisnya juga terlihat," ujar salah seorang petugas pemantau Gunung Agung, Antok kepada Kompas.com, Minggu malam (1/10/2017).

Sementara itu, menurut Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Gede Suantika, status Gunung Agung masih awas. Pada 1 Oktober 2017 ada 587 kali gempa vulkanik dalam, 306 kali gempa vulkanik dangkal, dan 32 kali gempa tektonik lokal.


(Baca juga: PVMBG: Magma Gunung Agung Terus Aktif untuk Menerobos ke Permukaan)

Sementara satu hari sebelumnya, ada 542 kali gempa vulkanik dalam, 252 vulkanik dangkal, dan 19 kali gempa tektonik lokal. Ia melihat kecederungan penurunan intensitas gempa di Gunung Agung.

Namun kondisi ini tidak membuat PVMBG menurunkan status. Gunung Agung dinilai masih berada dalam kondisi kritis. Turunnya intensitas bisa disebabkan kepadatan material penutup makin kecil.

"Biasanya di teknik material, kalau magma terus menekan material maka pada saat tertentu material pecah menjadi kecil-kecil. Kepadatan makin kurang menyebabkan terbukanya pipa magma," kata Suantika.




Close Ads X