Kak Seto Minta Pengungsi Gunung Agung Tenang demi Kesehatan Mental Anak

Kompas.com - 01/10/2017, 22:08 WIB
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi (ketiga kiri) bernyanyi bersama sejumlah anak pengungsi Gunung Agung di GOR Suwecapura, Klungkung, Bali, Minggu (1/10/2017). Hingga saat ini sebanyak 2.399 pengungsi dinyatakan telah kembali ke kampungnya dan pemerintah berencana memulangkan sekitar 75.000 jiwa yang berasal dari kawasan berjarak lebih dari 12km karena dinilai aman dari bencana apabila Gunung Agung meletus.ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi (ketiga kiri) bernyanyi bersama sejumlah anak pengungsi Gunung Agung di GOR Suwecapura, Klungkung, Bali, Minggu (1/10/2017). Hingga saat ini sebanyak 2.399 pengungsi dinyatakan telah kembali ke kampungnya dan pemerintah berencana memulangkan sekitar 75.000 jiwa yang berasal dari kawasan berjarak lebih dari 12km karena dinilai aman dari bencana apabila Gunung Agung meletus.

KLUNGKUNG, KOMPAS.com - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesi Seto Mulyadi (66) atau Kak Seto mengunjungi dan menghibur anak-anak pengungsi Gunung Agung yang menginap di Gor Swecapura, Minggu (1/10/2017).

Dengan senyum yang khas, Kak Seto mengajak mereka bermain tebak lagu dan meminta beberapa anak siswa kelas VI SD untuk maju ke depan.

"Sekarang kita bermain berpacu dalam melodi. Anak-anak yang maju menebak lagu apa ya ini," kata pemerhati anak tersebut.

Dengan semangat, para bocah menyebutkan judul lagu-lagu kebangsaan, seperti Padamu Negeri, Halo-halo Bandung, dan Ibu kita Kartini.

"Walaupun tinggal di pengungsian, anak-anak harus tetap semangat. Tidak boleh sedih dan harus tetap rajin belajar," katanya.

Selain itu, Kak Seto juga berpesan kepada orangtua agar tetap menjaga anak-anak sehingga tetap tegar dan melakukan kegiatan memungkinkan mereka sibuk.

Selain itu, orangtua juga harus tenang karena anak-anak bercermin pada kondisi emosional orangtuanya.

"Jadi harus mengubah paradigma mendidik anak-anak dalam situasi semacam ini. Jika selama ini mendidik dengan keras, tolong itu ditinggalkan," jelasnya.

Dalam situasi bencana, anak-anak adalah golongan rentan dan mereka bisa menjadi agresif atau sebaliknya, yaitu memilih menghindar, kabur, atau menunjukkan penyimpangan lain. Karena itu, orangtua harus menjaga situasi agar tetap tenang.



EditorLaksono Hari Wiwoho

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Regional
Cerita Dahlan Sang Petugas 'Cleaning Service', Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Cerita Dahlan Sang Petugas "Cleaning Service", Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Regional
Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Regional
Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional

Close Ads X