Pengrajin Batik Kendal Mulai Melirik Corak Jumput

Kompas.com - 01/10/2017, 20:28 WIB
Sugeng, pengrajin batik asal Kendal. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINSugeng, pengrajin batik asal Kendal.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

KENDAL, KOMPAS.com - Pengrajin batik di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mulai mengembangkan kain bercorak jumput.

Menurut salah satu pengrajin batik Kendal, Sugeng Priyadi Oetomo, kain corak jumput mulai disukai penyuka batik sejak tahun 2015-an.

"Sekarang permintaan batik corak jumput mulai banyak," kata Sugeng, Minggu (1/10/2017) sore.

Sugeng yang tinggal di Jalan Waluyo, Pegulon, Kendal, itu mengatakan bahwa proses pembuatan corat jumput sangat sederhana dan mudah. Pengrajin hanya menjumput kain, lalu mengikatnya dengan karet.

"Lalu kita warnai. Kita tinggal memilih warna dan berapa macam warnanya," ujarnya.

Harga batik corak jumput ini sekitar Rp 150.000 per lembar. Pembeli bisa memesan sesuai keinginannya.

Desiner batik Widya Kandhi Susanti mengatakan, corak jumput terkesan modern. Corak ini biasanya digunakan oleh orang yang tidak begitu suka batik atau tidak suka motif batik yang.

"Tapi sebetulnya yang disebut batik dan yang diakui Unesco itu batik yang melalui proses malam atau menggunakan malam, seperti batik cap dan tulis," kata dia.

Mantan Bupati Kendal itu mengatakan, corak jumput sebetulnya bukanlah jenis batik karena tidak melalui poses seperti membuat batik.

Corak jumput tercipta lewat permainan pada warna dan cara menjumputnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Regional
Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Regional
Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Regional
Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Regional
Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Regional
Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Regional
18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X