Kompas.com - 01/10/2017, 13:55 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo saat melayat ke tempat persemayaman Agus Maulana, korban penembakan oleh anggota polisi di kawasan Jalan Moch Toha, Minggu (1/10/2017) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo saat melayat ke tempat persemayaman Agus Maulana, korban penembakan oleh anggota polisi di kawasan Jalan Moch Toha, Minggu (1/10/2017)
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Agus Maulana (23) tewas dengan luka tembak pada bagian leher di pintu masuk Tol Mochamad Toha, Kota Bandung, Minggu (1/10/2017) dini hari. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo membenarkan pelaku penembakan adalah anggotanya.

Hendro mengatakan, hingga saat ini ia belum bisa menyimpulkan kejadian yang sebenarnya. Sebab, kata Hendro, ada sejumlah versi terkait kronologi kejadian tersebut.

"Memang tadi malam ada kejadian di TKP (pintu) Tol Mochamad Toha. Pada saat anggota kita empat orang dari Polsek Bojongloa Kidul akan melakukan penangkapan. Sesuai laporan polisi yang diterima dari masyarakat, terjadi tindak pidana pengeroyokan," ujar Hendro saat ditemui seusai melayat ke rumah duka di Kawasan Jalan Moch Toha, Minggu siang.

Hendro mengatakan, pada saat anggotanya melakukan penangkapan, terjadi kesalahpahaman hingga terjadi keributan. "Pada saat akan melakukan penangkapan terjadi keributan, terjadi kesalahpahaman sehingga anggota ada yang dikeroyok mengalami luka-luka. Tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api dari salah satu anggota kita," sebutnya.

Baca juga: Seorang Pemuda di Bandung Tewas dengan Luka Tembak di Leher

Hendro mengaku sudah membentuk tim untuk menangani perkara tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Kita masih dalami bagaimana kejadian tersebut. Karena memang ada beberapa keterangan dari saksi yang berbeda-beda. Untuk itu diperlukan koordinasi dan komunikasi dengan saksi, dari warga yang melihat langsung, kemudian dari Reserse dipimpin oleh Kasat serse, dari Paminal Propam pengawasan ke dalam baik dari Polda maupun dari Polres," ucap dia.

"Dari hasil penyelidikan tim nanti akan diketahui apa yang sebetulnya terjadi. Tapi fakta betul ada korban masyarakat Agus Maulana yang meninggal dunia. Saat ini sedang dilakukan otopsi dan akan segera dimakamkan," tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X