PAN, Gerindra, PKS "Berkoalisi" Gelar Nobar Film G30S/PKI

Kompas.com - 29/09/2017, 21:46 WIB
Nobar film G30S/PKI yang digelar PAN, Gerindra, PKS di Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalNobar film G30S/PKI yang digelar PAN, Gerindra, PKS di Surabaya.
|
EditorReni Susanti

SURABAYA, KOMPAS.com - Partai politik (Parpol) tidak hanya berkoalisi mengusung kepala daerah. Di Surabaya, tiga parpol berkoalisi menggelar nonton bareng film G30S/PKI. Ketiganya adalah Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS).

Nonton bareng digelar Jumat (29/9/2017) malam di gedung Dyandra Surabaya, Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Sesuai dengan kapasitas gedung, akan ada 350 kader, simpatisan, dan masyarakat umum yang akan menghadiri acara tersebut.

"Semua pengurus parpol tingkat Provinsi Jatim, pimpinan, dan anggota legislatif akan ikut nobar. Kami juga undang Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko," kata Sekretaris Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad.

Agus Maimun, pengurus harian PAN Jatim menyebut, ketiga partai ini memiliki kesamaan persepsi yang meyakini ideologi Pancasila sebagai harga mati.

(Baca juga: Jokowi Nonton Bareng Film G30S/PKI di Bogor)

 

"Pembicaraan awal masih tahap koalisi dalam hal pembahasan tentang kesaktian Pancasila sebagai ideologi negara. Kalau koalisi dalam konteks Pilkada Jatim, belum sampai ke sana," jelasnya.

Dalam konteks Pilkada Jatim, sampai hari ini hanya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sudah tegas mengusung Saifullah Yusuf sebagai Cagub Jatim. Sedangkan 9 partai lainnya belum menentukan pilihan politik. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Regional
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Regional
6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

Regional
Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Regional
Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Regional
Koleksi Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara Digondol Maling, Pelaku Jebol Kunci Penyimpanan

Koleksi Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara Digondol Maling, Pelaku Jebol Kunci Penyimpanan

Regional
Oknum Pendamping PKH Gelapkan Dana Bansos Rp 107 Juta Selama 2 Tahun,  Korban Tak Tahu Namanya Jadi Penerima

Oknum Pendamping PKH Gelapkan Dana Bansos Rp 107 Juta Selama 2 Tahun, Korban Tak Tahu Namanya Jadi Penerima

Regional
Ketua DPRD dan Sekda Pamekasan Gagal Disuntik Vaksin, Ini Penyebabnya...

Ketua DPRD dan Sekda Pamekasan Gagal Disuntik Vaksin, Ini Penyebabnya...

Regional
Napi Lapas Merah Mata Palembang Diduga Otak Jaringan Narkoba Internasional, Pasok Ratusan Kg Sabu ke Indonesia

Napi Lapas Merah Mata Palembang Diduga Otak Jaringan Narkoba Internasional, Pasok Ratusan Kg Sabu ke Indonesia

Regional
Vaksinasi Covid-19 Pejabat Majalengka Dilakukan Secara Terbuka pada 3 Februari

Vaksinasi Covid-19 Pejabat Majalengka Dilakukan Secara Terbuka pada 3 Februari

Regional
Kisruh Pilkada Bandar Lampung Selesai, MA Anulir Keputusan KPU yang Batalkan Paslon Pemenang

Kisruh Pilkada Bandar Lampung Selesai, MA Anulir Keputusan KPU yang Batalkan Paslon Pemenang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X