3 Ekor Hiu Paus Mati Terdampar di Manggarai Barat

Kompas.com - 28/09/2017, 16:07 WIB
Hiu Paus yang terdampar di Pantai Nangalili, Desa Bentengdewa, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Dokumentasi BKKPN KupangHiu Paus yang terdampar di Pantai Nangalili, Desa Bentengdewa, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)
|
EditorCaroline Damanik

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Tiga ekor hiu paus terdampar di Pantai Nangalili, Desa Bentengdewa, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Ikram Sangadji yang didampingi Kepala Seksi Pendayagunaan dan Pengawasan Herri B Putra mengatakan, tiga paus yang terdampar itu berukuran 2 sampai 7 meter.

"Kami dapat laporan adanya tiga ekor hiu paus yang terdampar di Pantai Nangalili, sehingga kita imbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan hiu paus, karena biota tersebut dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2013," ungkap Ikram kepada Kompas.com, Kamis (28/9/2017).

(Baca juga: Serunya Melakukan "Tagging" di Punggung Hiu Paus di Gorontalo)

Setelah tiba di lokasi, lanjut Ikram, pihaknya menemukan tiga ekor hiu paus itu dalam keadaan mati. Hiu paus berukuran 2 meter tidak terlihat, diduga telah dipotong-potong dan dibagikan ke masyarakat untuk dikonsumsi.

Selanjutnya hiu paus yang berukuran 5,8 meter, telah terpotong ekornya, sedangkan hiu paus berukuran 7,7 meter masih utuh tanpa tanda-tanda luka.

"Beberapa opsi penanganan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan saat ini yakni penguburan, penenggelaman, dan pembakaran," tuturnya.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Termakan Hoaks, Sejumlah Warga Serang Mapolres Yalimo, Seorang Polisi Luka Parah

Termakan Hoaks, Sejumlah Warga Serang Mapolres Yalimo, Seorang Polisi Luka Parah

Regional
Pasangan 'Banteng Terluka' Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Blora 2020

Pasangan "Banteng Terluka" Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Blora 2020

Regional
Pembunuh Penghuni Rusun di Makassar Ditangkap, Motifnya Cemburu

Pembunuh Penghuni Rusun di Makassar Ditangkap, Motifnya Cemburu

Regional
Bertambah 12 Orang, Prajurit TNI Terpapar Corona Jadi 23

Bertambah 12 Orang, Prajurit TNI Terpapar Corona Jadi 23

Regional
Dituduh Jadi Pelakor, Wajah Gadis 17 Tahun Ini Nyaris Disilet

Dituduh Jadi Pelakor, Wajah Gadis 17 Tahun Ini Nyaris Disilet

Regional
Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Regional
Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Regional
Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Regional
Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Regional
Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Regional
Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Regional
Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Regional
Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Regional
Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X