Aktivitas Kawah Sileri Menurun, Status Masih Waspada

Kompas.com - 28/09/2017, 11:07 WIB
Petugas memasang garis polisi di sekeliling obyek wisata Kawah SIleri, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah pasca semburan lumpur dan erupsi freatik, Minggu (2/7/2017). KOMPAS.com/Iqbal FahmiPetugas memasang garis polisi di sekeliling obyek wisata Kawah SIleri, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah pasca semburan lumpur dan erupsi freatik, Minggu (2/7/2017).
|
EditorCaroline Damanik

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Aktivitas vulkanik di Kawah Sileri, Kompleks Dataran Tinggi Dieng menunjukkan tren menurun.

Meski demikian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih belum menurunkan status kawah yang berada di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah itu dari level II (waspada).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Surip, saat dihubungi Kamis (28/9/2017) mengatakan, intensitas kegempaan mengalami penurunan cukup signifikan.

Data terakhir menunjukkan kegempaan tektonik jauh terjadi tiga kali dengan amplitudo 0,6-1mm dan berdurasi antara 44,9-64,3 detik. Jauh menurun dari ketika kenaikan status yang berkisar 24 kali gempa.

“Sementara gempa tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0,1-0,2 mm (dominan 0.1 mm),” katanya.

(Baca juga: Dieng Tetap Aman Dikunjungi Pasca-Semburan Lumpur Kawah Sileri)

Terkait suhu pusat Kawah Sileri, diakui Surip, masih belum stabil atau fluktuatif. Termometer yang ditanam menunjukkan angka rata-rata berkisar 93,4 derajat celcius.

“Meskipun ada penurunan aktivitas, namun saat ini status Kawah Sileri masih waspada, dan radius aman masih tetap satu kilometer dari bibir kawah,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, PVMBG menaikkan status Kawah Sileri, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dari normal (Level I) menjadi waspada (Level II).

Kenaikan status ini dilakukan atas dasar hasil analisis data visual dan instrumental yang terekam hingga Kamis (14/9/2017) pukul 23.00 WIB.

Sehubungan dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik di Kawah Sileri, PVMBG memperluas radius aman Kawah Sileri dari 100 meter menjadi 1 kilometer.

Pasalnya potensi bahaya yang ditimbulkan oleh aktivitas Kawah Sileri adalah erupsi freatik, hujan lumpur, serta lontaran material lain dari dalam kawah.

“Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu terkait dengan aktivitas Gunung Api Dieng. Ikuti saja arahan dari petugas BPBD kabupaten masing-masing,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Surip.

 

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X