Perahu TKI Ilegal Tenggelam di Perairan Johor Baru, 2 Orang Hilang

Kompas.com - 27/09/2017, 20:20 WIB
Ilustrasi tim SAR KOMPAS.com/Hendrik Yanto HalawaIlustrasi tim SAR
|
EditorCaroline Damanik

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebuah video penyelamatan seorang wanita penumpang perahu yang tenggelam diduga seorang TKI oleh sekelompok pemancing Johor India Fishing Team beredar di media sosial.

Dari keterangan pengunggah video, perahu TKI ilegal tersebut tenggelam di perairan Tanjung Balau Johor Bahru Malaysia, Sabtu (23/9/2017).

Video diawali dengan aktivitas para penumpang kapal yang terlihat mencari korban lain yang terlihat mengapung menggunakan pelampung warna oranye.

Terlihat seorang korban perempuan yang yang diduga TKI ilegal dari Indonesia duduk di bagian belakang kapal dengan mengenakan pelampung ditanya oleh beberapa penumpang kapal.

Dengan bahasa Indonesia perempuan tersebut mengaku jika perahu yang ditumpanginya tenggelam pada pukul satu dinihari. Terdapat 5 penumpang di perahu tersebut.

Dari keterangan video yang diunggah di media sosial mereka menemukan korban pada Sabtu sekitar pukul 3 sore. Selain satu korban selamat, satu korban terlihat mengapung di tengah laut.

(Baca juga: Cerita TKI Harus Diamputasi Kakinya karena Terlindas Mesin di Taiwan)

Dari percakapan di video, para penumpang kapal enggan mengambil korban yang mengapung. Diduga korban telah meninggal.

Konsul Konsuler KJRI Johor Bahru Marsianda yang dihubungi Kompas.com mengatakan, korban yang terlihat di video yang diunggah di media sosial tersebut memang TKI dari Indonesia. Mereka merupakan TKI ilegal yang akan menuju ke Batam melalui jalur tikus.

"Tentunya tidak berdokumen makanya mereka lewat jalur belakang," ujarnya, Rabu (27/9/2017).

Marsianda menambahkan, dari 5 penumpang perahu yang mengalami naas tersebut 1 korban ditemukan meninggal, 2 korban ditemukan selamat dan 2 korban dilaporkan melarikan diri.

Korban meninggal berjenis kelamin perempuan tersebut masih dalam proses identifikasi oleh aparat Malaysia sementara 2 korban selamat masih dalam perawatan di rumah sakit.

"Kondisi 2 korban selamat dalam keadaan pemulihan karena luka bakar, efek dari terendam tumpahan bensin di laut," imbuhnya.

Saat ini, KJRI di Johor Bahru masih melakukan pemantauan terhadap penanganan kasus tersebut oleh aparat Negara Malaysia. Sementara itu, 2 korban selamat lainnya diduga melarikan diri belum diketahui keberadaanya.

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melawan Petugas, Pelaku Penjambretan di Medan Ditembak

Melawan Petugas, Pelaku Penjambretan di Medan Ditembak

Regional
Mendadak Terjatuh dari Motor, Pria Ini Ternyata Alami Luka Tusuk hingga Akhirnya Tewas

Mendadak Terjatuh dari Motor, Pria Ini Ternyata Alami Luka Tusuk hingga Akhirnya Tewas

Regional
Update Covid-19 di Ambon, Pasien Corona Ada di Semua Kecamatan

Update Covid-19 di Ambon, Pasien Corona Ada di Semua Kecamatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Mei 2020

Regional
5 Tenaga Medis RSUD Daya Positif Covid-19, Layanan UGD Dihentikan Sementara

5 Tenaga Medis RSUD Daya Positif Covid-19, Layanan UGD Dihentikan Sementara

Regional
Hindari Sapi, Mobil yang Ditumpangi Anggota Dewan Terguling, 4 Orang Luka Serius

Hindari Sapi, Mobil yang Ditumpangi Anggota Dewan Terguling, 4 Orang Luka Serius

Regional
Begini Tahapan Pembukaan Destinasi Wisata di Gunungkidul

Begini Tahapan Pembukaan Destinasi Wisata di Gunungkidul

Regional
Ini Alasan Risma Marah Soal 2 Mobil PCR yang Tiba-tiba Dialihkan ke Daerah Lain

Ini Alasan Risma Marah Soal 2 Mobil PCR yang Tiba-tiba Dialihkan ke Daerah Lain

Regional
Gugus Tugas Pemprov Jatim Alihkan 2 Mobil PCR, Risma: Saya Enggak Terima

Gugus Tugas Pemprov Jatim Alihkan 2 Mobil PCR, Risma: Saya Enggak Terima

Regional
Luwu Utara Raih Opini WTP Ke-8, Bupati IDP: Ini Bukti Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Luwu Utara Raih Opini WTP Ke-8, Bupati IDP: Ini Bukti Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Regional
Sedang Parkir Motor di Pasar, Perempuan Ini Dibacok Pria Misterius

Sedang Parkir Motor di Pasar, Perempuan Ini Dibacok Pria Misterius

Regional
Update Covid-19 Cilacap: Tambah 3 Pasien Positif Setelah 12 Hari Nihil Kasus Baru

Update Covid-19 Cilacap: Tambah 3 Pasien Positif Setelah 12 Hari Nihil Kasus Baru

Regional
Begini Gaya Marah Risma ketika Mobil Bantuan Dialihkan ke Daerah Lain

Begini Gaya Marah Risma ketika Mobil Bantuan Dialihkan ke Daerah Lain

Regional
Ekonomi Luwu Utara Tumbuh  7,11 Persen, Tertinggi di Tana Luwu

Ekonomi Luwu Utara Tumbuh 7,11 Persen, Tertinggi di Tana Luwu

Regional
Viral, Video Wanita Keluarga Pasien RS Siloam Makassar Diseret Tim Satgas Covid

Viral, Video Wanita Keluarga Pasien RS Siloam Makassar Diseret Tim Satgas Covid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X