Unjuk Rasa, Kader Golkar Jabar Kumpulkan Koin untuk DPP

Kompas.com - 26/09/2017, 15:49 WIB
Kader Golkar Jawa Barat mengumpulkan koin demi rekomendasi calon gubernur untuk Dedi Mulyadi di sela unjuk rasa di kantor DPD Golkar Jawa Barat, Bandung, Selasa (26/9/2017). Kompas.com/ Irwan NugrahaKader Golkar Jawa Barat mengumpulkan koin demi rekomendasi calon gubernur untuk Dedi Mulyadi di sela unjuk rasa di kantor DPD Golkar Jawa Barat, Bandung, Selasa (26/9/2017).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Ratusan kader dan pengurus Partai Golkar mulai tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten/kota seluruh Jawa Barat melakukan aksi menggugat sikap pengurus pusat partainya yang dinilai lambat mengeluarkan surat rekomendasi pencalonan untuk Pilkada Jawa Barat.

Mereka mengaku kecewa dengan telah beredarnya surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Umum Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham tentang dukungan Golkar ke Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien.

"Kita berkumpul di sini untuk menyatakan sikap bahwa seluruh kader dan pengurus Jawa Barat hanya mendukung Ketua Golkar Jabar Dedi Mulyadi untuk menjadi calon gubernur," terang Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi DPD Golkar Jabar, Farid Farhan, saat berorasi di depan semua kader di depan kantor Golkar Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (26/9/2017).

Para kader dan pengurus yang berdatangan ke kantor Golkar Jabar sejak pagi tadi menilai bahwa aksi ini demi menyelamatkan nama besar Partai Golkar di Jawa Barat. Soalnya, dalam sebuah mekanisme pengajuan sosok calon gubernur sudah disepakati melalui Rapimda Golkar Jabar di Karawang beberapa waktu lalu mendukung Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jabar.

Selain itu, dalam hasil rapat pleno DPP Golkar yang dihadiri Nurdin Halid, Idrus Marham dan Nusron Wahid, telah muncul nama Dedi Mulyadi sebagai calon dari Golkar untuk Pilkada Jabar.

"Belum munculnya surat rekomendasinya ini yang membuat kami curiga bahwa ada upaya transaksional demi surat tersebut. Kami pun berupaya di sini mengumpulkan koin untuk menyelamatkan Partai Golkar Jabar untuk diberikan ke Setya Novanto dan Idrus Marham," tambah dia.

Baca juga: Massa Kader Golkar di Jabar Unjuk Rasa Tolak Dukung Ridwan Kamil

Para kader pun bersepakat akan mendatangi kantor DPP Golkar di Jakarta jika pernyataan sikap ini tak segera ditanggapi oleh pusat. Bahkan mereka akan membawa tenda secara bersama-sama dengan jumlah yang lebih banyak untuk menginap demi menyelamatkan partainya.

"Kita sepakat kalau sampai pernyataan sikap ini tak segera ditanggapi akan segera datang ke kantor DPP di Jakarta untuk mendirikan tenda," tambahnya.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara mengatakan, aksi ini adalah spontanitas para kader dan semua pengurus Golkar Jabar tentang kondisi partai di kepengurusan pusat. Mereka bahkan siap memberikan stempel darah yang akan diserahkan kepada DPP demi mendukung kader terbaik Golkar Jabar Dedi Mulyadi.

"Aksi ini sebagai upaya penyelamatan partai dari para kader seluruh Jabar. Mereka pun siap membuat stempel darah sebagai bukti dukungan dari kader Golkar Jabar yang solid," tandasnya.

Baca juga: Golkar Laporkan Surat Dukungan Palsu untuk Ridwan Kamil Ke Polda Jabar

Para kader dan pengurus Golkar Jabar yang membawa atribut #Save Golkar Jabar, terus menggelar aksinya meski sempat diguyur hujan. Tak lama kemudian, Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi yang datang ke lokasi memerintahkan semuanya untuk memasuki ruangan lantai dua kantor tersebut untuk menggelat rapat akbar. Sampai saat ini rapat masih berlangsung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

Regional
Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Regional
Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Regional
Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Regional
Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Regional
Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Regional
Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Regional
Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Regional
2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

Regional
Iseng 'Booking' Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Iseng "Booking" Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Regional
Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Regional
3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X