Kompas.com - 25/09/2017, 20:31 WIB
|
EditorReni Susanti

SALATIGA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Indonesia masih tertinggal dalam pembangunan infrastruktur dibanding negara lain. 

"Saya tanya ke Pak Menteri PUPR beberapa tahun lalu. Kita ini punya jalan tol berapa panjangnya?," kata Jokowi saat meresmikan Jalan tol Semarang-Solo seksi III, Bawen-Salatiga, di Gerbang Tol Salatiga, Senin (25/9/2017).

Saat awal dia menjadi Presiden, Indonesia hanya memiliki 780 kilometer. "Kemudian saya tanya lagi ke Pak Basuki (Menteri PUPR), dalam lima tahun ini, bisa dapat berapa kilometer jalan tolnya?" ujarnya.

Jokowi ingin Indonesia mengejar ketertinggalannya dari negara lain dalam bidang infrastruktur khususnya jalan tol dalam waktu yang tidak terlalu lama. Apalagi di tahun 1977, Indonesia sudah berhasil membangun jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

(Baca juga: Mendung, Peresmian Tol Bawen-Salatiga Tak Diiringi Keindahan Merbabu)

Saat itu banyak negara yang ingin melihat jalan tol tersebut dan mencontohnya. Namun saat ini, Indonesia justru tertinggal dengan negara lainnya dalam hal jumlah panjang jalan tol.

"Di China sana, dalam setahun mereka bisa membangun 4.000 sampai 5.000 kilometer per tahun," ungkapnya.

Di balik lambannya pembangunan jalan tol di Indonesia, Jokowi mengakui kendala utamanya adalah masalah pembebasan lahan. Banyak proyek pembangunan jalan tol yang terhenti akibat terkendala pembebasan lahan.

"Kalau konstruksi kita ternyata tidak kalah dengan negara lain. Kalau tanahnya sudah bebas, konstruksi minta berapa kilo (tidak masalah). Ini yang terus kita kejar," jelasnya.

(Baca juga: Di Depan Jokowi, Ganjar Cerita Repotnya Punya Jalan Tol Terindah)

 

Namun saat ini Jokowi mengaku sudah mengetahui kunci untuk mengatasi permasalahan pembebasan lahan. Karena itu dirinya meminta kepada kedua menteri, yakni Menteri PUPR dan Menteri BUMN untuk melakukan percepatan.

"Setelah saya koordinasi dengan Pak Basuki dan Bu Rini, tahun 2019 kita dapat tambahan 1.800 kilometer jalan tol baru. Artinya sebetulnya kita ngebut itu juga bisa," tandasnya.

"Yang janji bukan saya, tapi dua menteri ini," pungkasnya.

Kompas TV Pemandangan indah dari lembah hingga persawahan tersaji di ruas jalan tol yang mencapai 17, 6 kilometer.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.