Gunung Agung Berstatus Awas, Pemprov Bali Imbau Warga Saling Bantu

Kompas.com - 23/09/2017, 19:12 WIB
Pesawat terbang melintasi Gunung Agung Bali, beberapa waktu lalu. AirNav melakukan antisipasi terkait naiknya status gunung ini menjadi awas. KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKOPesawat terbang melintasi Gunung Agung Bali, beberapa waktu lalu. AirNav melakukan antisipasi terkait naiknya status gunung ini menjadi awas.
|
EditorErvan Hardoko

KARANGASEM, KOMPAS.com - Sejak ditetapkannya status Gunung Agung menjadi menjadi awas sejak Jumat (22/92017), maka penduduk yang berada kawasan rawan bencana mulai mengungsi.

Hingga Sabtu (23/9/2017) jumlah pengungsi yang sudah terdata mencapai 15.124 jiwa yang tersebar di 126 titik pengungsian di seluruh  kabupaten dan kota di Bali.

Mereka menghuni pos-pos pengungsian yang telah ditetapkan pemerintah maupun di balai-balai desa, lapangan, maupun di rumah-rumah penduduk yang dianggap aman.

Pemerintah provinsi Bali melalui Karo Humas I Dewa Gede Mahendra mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk ikut bersama-sama membantu para pengungsi.

Baca: Gunung Agung Berstatus Awas, 15.142 Warga Mengungsi

Saat ini pemprov melaui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali yang bekerjasama dengan Pemkab Karangasem terus mendata jumlah dan keberadaan para pengungsi.

"Bagi pengungsi yang belum tercatat mohon segera melaporkan diri mengenai keberadaannya dan sesuai perintah gubernur, kelompok-kelompok pengungsi yang jumlahnya kurang dari 200 orang agar segera menggabungkan diri ke kelompok besar, di pos-pos pengungsian," kata Mahendra, Sabtu (23/9/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penggabungan itu akan mempermudah petugas dalam mendistribusikan bantuan baik bahan makanan, bantuan kesehatan maupun logistik lain yang dibutuhkan.

Dengan status awas ini, Mahendra mengimbau seluruh masyarakat yang masih berada di kawasan rawa bencana dengan radius 12 km dari puncak gunung agar segera mengungsi ke tempat yang aman.

"Kami juga mengimbau masyrakat tetap tenang karena sampai saat ini pemerintah telah bekerja keras untuk menangani sebaik mungkin masalah pengungsian ini," ujarnya.

Baca: Gunung Agung Awas, Penerbangan dari dan ke Bali Masih Aman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.