Mensos Pastikan Kebutuhan Beras untuk Pengungsi Gunung Agung Cukup

Kompas.com - 22/09/2017, 17:51 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (22/9/2017). KOMPAS.com/Ahmad WinarnoMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (22/9/2017).
|
EditorReni Susanti

JEMBER, KOMPAS.com - Menteri Sosial  Khofifah Indar Parawansa memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengungsi akibat erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karang Asem, Bali.

"Tim kami (Kemensos) lima hari yang lalu sudah datang kesana melihat secara langsung," ungkap Khofifah saat berkunjung ke Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (22/9/2017).

Menurut Khofifah, pasca-letusan pertama, Bupati Karang Asem langsung mengeluarkan surat darurat.

"Surat darurat itu menjadi penting bagi bupati, untuk mengeluarkan CBP sebanyak 100 ton, yang diperuntukkan bagi masyarakat yang dievakusi dari lokasi kejadian letusan gunung," ungkap Khofifah.

(Baca juga: Gunung Agung Siaga, 9.421 Warga Mengungsi)

 

Jika beras tersebut diprediksi kurang karena semakin banyaknya pengungsi, Gubernur Bali bisa mengeluarkan surat yang sama untuk mengeluarkan CBP sebanyak 200 ton.

"Kalaupun sudah terpakai keseluruhan berasnya, maka pemerintah melalui Kemensos yang akan mengeluarkan CBP. Jadi pada prinsipnya untuk logistik beras tidak ada masalah," jelas Ketua Umum PP Muslimat NU ini. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X