Curi Kotak Amal di 11 Masjid untuk "Booking" PSK dan Foya-foya

Kompas.com - 22/09/2017, 12:05 WIB
Ashari (berkaos kuning) menunjukkan cara mencuri kotak amal di masjid, di hadapan Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara. Hasil uang curiannya digunakan untuk foya-foya. KOMPAS.com/Ahmad FaisolAshari (berkaos kuning) menunjukkan cara mencuri kotak amal di masjid, di hadapan Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara. Hasil uang curiannya digunakan untuk foya-foya.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

PROBOLINGGO, KOMPAS.com – Ashari (33), warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mencuri kotak amal di 11 masjid. Total yang dia peroleh Rp 10.670.000. Hasilnya, buat booking PSK dan minum miras.

Ashari mengaku mencuri kotak amal di masjid sejak awal 2017. Sesungguhnya, penghasilannya sebagai petani sudah cukup untuk menafkahi istrinya. Namun, entah mengapa, dia tertarik mencuri kotak amal masjid.

“Suatu waktu, saya tidur-tiduran di masjid, memikirkan masalah keluarga. Saya pusing. Tiba-tiba, saya melihat kotak amal masjid, dan mencurinya,” katanya di Mapolres Probolinggo, Jumat (22/9/2017).

Aksi pertama hingga kesepuluh dilakukan di masjid di Kecamatan Paiton dan Kecamatan Kotaanyar. Dari tiap kotak amal yang dia curi, rata-rata dia menggondol Rp 80.000, Rp 250.000, hingga Rp 700.000. Uang curian itu dia gunakan ke warung.

Baca: Residivis Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap Usai Mencuri Dompet

"Buat ke warung, main perempuan, booking PSK. Lalu buat minum minuman keras. Di rumah sumpek bertengkar dengan istri," ujarnya sambil tertunduk.

Menurut Ashari, setelah mengambil kotak amal dari masjid, dia membawanya ke tempat sepi, lalu merusak gemboknya. Bila gemboknya sulit dibuka, maka paku yang mengikat rumah gembok dirusaknya dengan obeng.

Baca: Dua Pelajar Curi Kotak Amal di Jagakarsa, Uangnya untuk Main di Warnet

Aksi tidak terpuji Ashari akhirnya berakhir di masjid kesebelas. Di salah satu masjid di Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar, dia kepergok warga dan dihajar massa. Beruntung, dia tak sampai terluka parah karena polisi langsung membawanya.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Sarifuddin mengatakan, total uang kotak amal dicuri Ashari mencapai Rp 10.670.000.

Sesuai pengakuan tersangka, uang hasil curian dibuat untuk foya-foya. Atas perbuatannya, dia dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Baca: Pria Ini Tepergok Curi Kotak Amal di Warung Nasi

Muhammad Tofir, warga Kecamatan Kotaanyar, yang kebetulan ada di Mapolres Probolinggo, mengaku bersyukur atas ditangkapnya Ashari. Sebab, warga resah dan marah besar uang kotak amal masjid sering dicuri.

“Ternyata dia orangnya. Banyak warga yang emosi karena amal jariyah jamaah masjid hilang dicuri di kotak amal. Semoga setelah dipenjara, dia insaf dan taubat,” kata Tofir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Regional
Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Regional
Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Regional
Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Regional
Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Regional
Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Regional
Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Regional
Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Regional
Petugas Haji di Pamekasan Positif Covid-19

Petugas Haji di Pamekasan Positif Covid-19

Regional
WN Bulgaria PDP Corona di Lombok Kabur dari RS, Ditangkap di Villa

WN Bulgaria PDP Corona di Lombok Kabur dari RS, Ditangkap di Villa

Regional
7 PDP Corona di Kabupaten Bogor Meninggal, 21 Pasien Positif Masih Dirawat

7 PDP Corona di Kabupaten Bogor Meninggal, 21 Pasien Positif Masih Dirawat

Regional
Pria di Minahasa Tewas Ditusuk Tombak, Pelaku Masih Pelajar

Pria di Minahasa Tewas Ditusuk Tombak, Pelaku Masih Pelajar

Regional
Bertambah 8, Jumlah Pasien Positif Corona di Papua Jadi 26 Orang

Bertambah 8, Jumlah Pasien Positif Corona di Papua Jadi 26 Orang

Regional
Dua Pasien Positif Corona di RSUP Kandou Manado Mulai Membaik

Dua Pasien Positif Corona di RSUP Kandou Manado Mulai Membaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X