Nurul Arifin: Calon Wali Kota Bandung Tidak Berubah, Sudah Pasti Saya

Kompas.com - 20/09/2017, 17:53 WIB
Politisi Partai Golkar Nurul Arifin saat diwawancarai awak media di kawasan Jalan Riau, Bandung, Rabu (20/9/2017).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Politisi Partai Golkar Nurul Arifin saat diwawancarai awak media di kawasan Jalan Riau, Bandung, Rabu (20/9/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat calon Wali Kota Bandung dari Partai Golkar, Nurul Arifin mengaku siap berkontestasi di Pilkada Kota Bandung 2018. DPP Golkar, sambung Nurul, telah memberikan surat keputusan resmi mengutusnya untuk maju di Pilkada Kota Bandung.

"(Cawalkot) tidak berubah, sudah pasti saya alhamdulillah. SK-nya tinggal ditandatangani oleh Pak Nurdin Halid," ucap Nurul saat ditemui wartawan di Jalan Riau, Kota Bandung, Selasa (20/9/2017) siang.

Bahkan, pengurus pusat Partai Golkar telah menunjuk ketua tim pemenangan untuk Pilkada Kota Bandung. "Surat keputusan sudah beres bahkan hari ini saya diperlihatkan sudah ada penunjukan ketua tim pemenangan saya dari pihak partai, Pak Ali Hasan," ungkapnya.

Pergerakan politik Nurul di Bandung cenderung cukup senyap. Belakangan, Nurul terpantau rajin blusukan ke pelosok Kota Bandung tanpa terendus awak media.

(Baca juga: Maju Pilkada Bandung, Nurul Arifin Diberi Waktu Dua Bulan Cari Wakil)

 

Nurul mengaku sedang melakukan pendinginan. Sebab, proses sosialisasi telah ia tempuh sejak pasca-lebaran. Dari aksi blusukan selama tiga bulan, nurul mengaku telah mengantongi data sebagai bekal untuk bersaing dengan kandidat lain.

"Saya kira saya sudah cukup banyak melakukan perjalanan ke kampung-kampung. Kalau saat ini saya cooling down, itu karena pergerakannya sudah kelihatan," tuturnya.

"Karena sekarang petanya bukan untuk survei lagi. Kemarin saya masih ke mana-mana karena memang ditujukan untuk kepentingan survei. Saya ingin tahu seperti apa popularitas dan elektabilitasnya. Nah sekarang ketika data itu sudah muncul maka pergerakan saya ke bawah saya kurangin," jelasnya. 



EditorReni Susanti

Terkini Lainnya

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional

Close Ads X