PLTS Bantuan Kementerian Desa di Nunukan Mangkrak Sejak Dibangun 2013

Kompas.com - 19/09/2017, 12:18 WIB
Panel surya PLTS di Jalan Sungai Banjar yang sudah ditumbuhi rumput. Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS bantuan dari Kementerian Desa di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, ini mangkrak sejak dibangun tahun 2013. AryPanel surya PLTS di Jalan Sungai Banjar yang sudah ditumbuhi rumput. Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS bantuan dari Kementerian Desa di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, ini mangkrak sejak dibangun tahun 2013.
|
EditorFarid Assifa

NUNUKAN, KOMPAS.com - Sejak dibangun pada tahun 2013, pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS bantuan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mangkrak.

Padahal PLTS komunal berdaya 4 kilowatt tersebut dibangun untuk memberikan penerangan kepada 200 kepala keluarga di daerah terpencil.

Kepala Desa Binusan, M Untung mengatakan, akibat 4 tahun mangkrak, tiang serta bangunan tempat peralatan untuk menampung listrik PLTS rusak parah karena sejak dipasang tahun 2013 tidak pernah menyala dan tidak dirawat.

“Tiangnya sudah condong-condong. Itu diterima, itu hari sudah dipasang semua lengkap, baru dinyalakan, tidak bisa,“ ujarnya, Selasa (19/9/2017).


Untung menambahkan, pihak desa tahun 2016 pernah menanyakan upaya perbaikan PLTS yang disampaikan melalaui Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Nunukan. Namun, sayangnya hingga saat ini beluma ada upaya perbaikan atas kerusakan yang dialami PLTS.

Baca juga: Bangunan Rumah Sakit Mangkrak, Warga Perbatasan Berobat ke Malaysia

Untung mengaku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan PLTS di desanya tidak berfungsi. Padahal sejak selesai dibangun hingga saat ini, PLTS tersebut sama sekali belum melayani warga.

“Kemarin sudah saya laporkan itu ke (dinas) pertambangan, sampai sekarang pertambangan sudah ada di provinsi ndak ada perbaikan,” imbuhnya.

Selain 200 kepala keluarga yang tinggal di Jalan Sungai Banjar tersebut, terdapat juga sekolah, masjid dan puskesmas pembantu yang sangat membutuhkan listrik.

Karena tidak ada listrik, warga terpaksa menggunakan lampu penerangan alternatif.

Tidak adanya listrk juga membuat layanan sekolah serta pustu mengalami kendala. Warga berharap adanya upaya perbaikan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi terhadap PLTS di daerah mereka.

“Ini sangat dibutuhkan warga. Kami berharap pusat memberikan perbaikan supaya PLTS ini bisa digunakan masyarakat,” ucap Untung.

Baca juga: Baca juga: Bangun PLTS di 20 Desa Terluar, Maluku Anggarkan Rp 3,2 Miliar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X