Pecah Ban, Truk Tronton Terbakar di Jalur Pantura

Kompas.com - 18/09/2017, 20:12 WIB
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar truk tronton AG 8421 US,  akibat mengalami pecah ban di Jalur Pantura Demak KM 13,5 , Desa Loireng,  Kecamatan Sayung,  Demak,  Senin (18/9/2017) sore KOMPAS.com/ARI WIDODOPetugas berusaha memadamkan api yang membakar truk tronton AG 8421 US, akibat mengalami pecah ban di Jalur Pantura Demak KM 13,5 , Desa Loireng, Kecamatan Sayung, Demak, Senin (18/9/2017) sore
|
EditorErlangga Djumena

DEMAK, KOMPAS. com - Sebuah truk tronton bernomor polisi AG 8421 US terbakar di jalur pantai utara (pantura) Demak KM 13,5, tepatnya di Desa Loireng, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, Senin (18/9/2017).

Kejadian yang menimpa truk dari Surabaya tujuan Jakarta itu, dipicu akibat mengalami pecah ban. Selang beberapa menit kemudian muncul percikan api dan membakar badan truk bagian belakang.

Sopir truk, Arif Surandi (31), mengaku saat memasuki Demak kondisi truk terutama ban dalam kondisi baik.

Warga Desa Babagan RT 16 RW 4 , Kecamatan Lasem , Kabupaten Rembang, Jateng, itu tidak menyangka bahwa ban belakang truknya meletus dan mengakibatkan truknya terbakar. "Saat ban meletus, saya langsung banting setir ke kiri. Saya kaget, saat turun malah bagian belakang truk keluar apinya, " kata Arif.

Baca juga: Truk Pengangkut 35 Anak Pengungsi Sinabung Terguling, 1 Tewas

Melihat api membakar truknya, Arif dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api tersebut. Mereka kewalahan memadamkan api, karena keterbatasan peralatan, beruntung datang satu unit mobil kebakaran dan petugas berhasil menjinakan api tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun mengakibatkan ruas jalur pantura Demak menuju Semarang mengalami kemacetan.

Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian C Lolowang, mengatakan, sebelum mengalami kecelakaan lalu lintas, truk yang melintas dari arah Kudus menuju ke Semarang itu berjalan pelan.

Sesampainya ditempat kejadian mengalami pecah ban bagian belakang sebelah kanan, kemudian muncul percikan api dibawah truk. Api sempat membakar dan mengenai badan  truk tronton bermuatan 35 ton pupuk Sp36 itu.

"Korban jiwa nihil. Kerugian sekitar Rp 2 juta. Diduga truk kelebihan muatan, sehingga menyebabkan ban kebakar dan menyulut ke muatan pupuk," kata Christian.

"Arus lalu lintas tadi sempat dialihkan sementara, tapi ini sudah dibuka dan arus lalu lintas kembali lancar, " tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X