Kronologi Jatuhnya Mahasiswa UGM di Kampus hingga Meninggal Dunia

Kompas.com - 18/09/2017, 20:00 WIB
Universitas Gadjah Mada (UGM) Kompas Images/Marcus SuprihadiUniversitas Gadjah Mada (UGM)
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memastikan bahwa peristiwa tewasnya Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Eko Nur As'adi, karena jatuh dari lantai dua gedung kampus adalah murni kecelakaan.

Kapolsek Bulaksumur Kompol Suhardi mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.

"Kami lakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi, termasuk memeriksa petugas keamanan kampus UGM," ujar Suhardi, Senin (18/9/2017).

(Baca selengkapnya: Mahasiswa UGM Asal Bekasi Tewas Usai Jatuh dari Gedung Kampus)

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, sampai dengan olah TKP, polisi mengumpulkan rangkaian peristiwa.

Pada hari Sabtu (16/9/2017) sore, Eko mengikuti kegiatan bersama mahasiswa lainnya mengambil foto panorama dari atas gedung kampus. Saat berjalan, teman-teman mahasiswa lain memilih menghindari asbes dan melewati dak beton.

Namun saat itu, korban justru berjalan di atas atap dari asbes yang mudah jebol sehingga atap asbes yang diinjak jebol dan korban terjatuh ke bawah.

"Ini murni kecelakaan, korban terjatuh kebawah setelah menginjak asbes," ungkap Suhardi.

Sebelumnya diberitakan, salah satu mahasiswa UGM meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai dua gedung kampus.

Sebelum meninggal dunia, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Sekolah Vokasi angkatan 2016 ini sempat dilarikan ke RSUD Dr Sardjito Yogyakarta untuk mendapat perawatan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Regional
Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam Merah Kota Surabaya

Hitam Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X