Kompas.com - 18/09/2017, 19:26 WIB
Kapolres Trenggalek AKBP Dony Adityawarman menunjukkan foto luka tusukan pada tubuh bayi yang dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri (18/09/2017) KOMPAS.com/Slamet WidodoKapolres Trenggalek AKBP Dony Adityawarman menunjukkan foto luka tusukan pada tubuh bayi yang dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri (18/09/2017)
|
EditorReni Susanti

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Aparat Polres Trenggalek Jawa Timur menangkap seorang ibu kandung, LA (23) yang tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya. Pelaku menghabisi bayinya lantaran malu memiliki anak hasil hubungan di luar nikah. 

“Pelaku diketahui telah menghabisi nyawa anak kandungnya yang baru lahir di rumah bibinya yang berada di Kecamatan Watulimo,” ujar Kapolres Trenggalek AKBP Dony Adityawarman, Senin (18/9/2017).

Menurut Dony, LA tercatat sebagai warga Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Ia melahirkan bayinya secara normal tanpa bantuan medis di kamar mandi rumah bibinya.

Kejadian, sambung Dony, terjadi pada 13 September 2017. Saat itu, LA melahirkan bayi laki-laki di kamar mandi bibinya. Tak berapa lama, LA diduga menikam dada kanan bayi dengan gunting hingga tembus ke ketiak. 

(Baca juga: Kasus Bayi Debora Harus Jadi Momentum Perbaiki Sistem Kesehatan)

Seusai membunuh, LA diduga membungkus bayinya dengan kertas kantong (sak) semen dan melemparnya ke semak belakang rumah. Polisi baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya setelah mendapat laporan.

“Peristiwa terjadi 13 September sekitar pukul 15.00 Wib," tutur Dony.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus ini, sambung Dony, terungkap atas kecurigaan bibinya. Sang bibi curiga dengan bercak darah di baju pelaku. Ia kemudian menuju belakang rumah dan terdengar suara tangisan bayi.

Pertama ditemukan, bayi dalam kondisi masih hidup. Dalam perjalanan ke rumah sakit, bayi tersebut meninggal.

Kemudian bibi pelaku melaporkan kejadian ini ke polisi karena curiga dengan keterangan pelaku bahwa bayinya meninggal terkena pecahan keramik ketika melahirkan di kamar mandi.

“Setelah mendapat laporan bahwa terdapat keganjilan atas kematian bayi tersebut, tim langsung melakukan identifikasi ke tempat kejadian perkara (TKP),” ucap Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andhana.

(Baca juga: Seorang Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Kamar Kos)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.