Telepon dari Singapura, SBY Sapa Masyarakat dan Kader Demokrat Kalbar - Kompas.com

Telepon dari Singapura, SBY Sapa Masyarakat dan Kader Demokrat Kalbar

Kompas.com - 17/09/2017, 22:28 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi sambutan di acara Diskusi Sistem Integritas Partai Politik di kantor DPP Partai Demokrat, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017). Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, partainya menolak upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi sambutan di acara Diskusi Sistem Integritas Partai Politik di kantor DPP Partai Demokrat, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017). Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, partainya menolak upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyapa ribuan warga, serta kader dan simpatisan Demokrat di Kalimantan Barat melalui sambungan telepon, Minggu (17/9/2017).

SBY menelepon melalui sambungan internasional dari Singapura kepada warga, serta kader dan simpatisan Partai Demokrat seusai pelantikan Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar.

Acara itu sendiri dimeriahkan dengan kegiatan Jalan Sehat yang diikuti ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kalbar yang dipusatkan di Stadion Kridasana Singkawang. Bahkan, menurut laporan panitia, tiket jalan sehat yang berjumlah 40.000 itu ludes.

Kegiatan jalan sehat dengan berbagai hadiah tersebut merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-16 Partai Demokrat yang dilakukan bersamaan dengan pelantikan.

"Saya senang sekali, saya bersyukur dan bangga, punya semangat dari kader Demokrat dan saudara-saudaranya rakyat Indonesia yang ada di Kalimantan Barat," ujar SBY, seperti yang terdengar dari telepon genggam yang dipegang Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan yang terhubung dengan pengeras suara.

"Semoga semangat ini bisa mengubah Kalimantan Barat, mengubah Indonesia, menjadi provinsi yang lebih maju yang lebih sejahtera, yang lebih tampil dan membawa manfaat bagi seluruh nya," ucap SBY.

(Baca juga: Hinca Panjaitan: Masih Ingat Program Pak SBY?)

Sebagai salah satu komponen bangsa Indonesia, sambung SBY, Partai Demokrat mempunyai cita-cita luhur untuk membangun negeri serta meningkatkan kesejahteraan.

"Demokrat juga ingin sukses dalam pilkada dan pemilu mendatang," ucap SBY yang disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

"Saya senang mendengar semangat dan teriakannya," kata Presiden keenam RI itu.

SBY menambahkan, ada beberapa syarat jika Partai Demokrat ingin meraih kesuksesan pemilu dan pilkda. salah satunya adalah lebih fokus dengan kebutuhan rakyat.

"Sukses itu tidak datang dari langit. Sukses itu harus kita ikhtiarkan, kita upayakan, agar dapat kita capai. Banyak teori, banyak cara agar Partai Demokrat sukses, tetapi menurut saya paling penting, Demokrat harus lebih fokus dengan rakyat, Demokrat harus lebih sering mendengar harapan rakyat, aspirasi rakyat. Itu yang membedakan dengan yang lain," ucap SBY.

Partai Demokrat, menurut SBY juga harus memberikan solusi dan ikut memikirkan kesusahan rakyat, seperti misalnya kesusahan lapangan pekerjaan yang harus bisa diatasi oleh partai.

"Kalau daya beli rakyat sedang susah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Demokrat ikut mengatasinya. Kalau keadilan belum merata, Demokrat ikut memperjuangkannya. Kalau penegakan hukum juga masih ada tebang pilihnya, kita berjuang agar penegakan hukum adil," kata SBY.

Terkait dengan penanganan korupsi, SBY menegaskan bahwa Partai Demokrat justru memberikan dukungan kepada KPK. Menurut SBY, jangan sampai ada yang ingin membubarkan, apalagi membekukan KPK.

"Kalau Demokrat bersama rakyat, mendengar kan suara rakyat, memperjuangkan harapan rakyat, maka dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa, Demokrat akan meraih kemenangan di masa mendatang. Itu resepnya, itu caranya, itu jalan yang harus ditempuh," kata SBY.

Kompas TV Partai Demokrat Gelar Upacara Bendera di Puri Cikeas

 


Komentar

Terkini Lainnya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Megapolitan
Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Megapolitan
Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan
Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Megapolitan
Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Megapolitan
Ramai-ramai Menolak 'Presidential Threshold'...

Ramai-ramai Menolak "Presidential Threshold"...

Nasional
Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Internasional
Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Megapolitan
Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di 'Rest Area'

Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di "Rest Area"

Regional
Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Megapolitan
Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Regional
Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Nasional
Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Edukasi
Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Megapolitan
Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan

Close Ads X