Penggemar Vespa dari Vietnam hingga Amerika Akan Berkumpul di Yogyakarta

Kompas.com - 14/09/2017, 20:12 WIB
Ilustrasi vespa klasik mash jadi pilihan Otomania/Setyo AdiIlustrasi vespa klasik mash jadi pilihan
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Ribuan penggemar vespa akan berkumpul di DI Yogyakarta untuk memeriahkan "Asia Vespa Days 2017". Acara akan yang akan diselenggarakan di dua lokasi, yaitu Candi Prambanan dan Kompleks Balai Kota Yogyakarta, selama dua hari.

"Kegiatan yang baru diselenggarakan untuk pertama kalinya ini akan diawali dengan kegiatan di Candi Prambanan pada Jumat (15/9/2017) dan pada Sabtu (16/9/2017) akan digelar acara di Kompleks Balai Kota Yogyakarta sekaligus untuk memeriahkan hari ulang tahun ke-261 Kota Yogyakarta," kata Ketua Vespa Club Indonesia Frannata Suryanto di Yogyakarta, Kamis (14/9/2017).

Menurut dia, selain akan dihadiri penggemar vespa dari berbagai daerah di Indonesia, kegiatan tersebut juga akan diikuti penggemar vespa dari beberapa negara tetangga seperti Malaysia, China, Vietnam, bahkan ada penggemar vespa dari Amerika Serikat yang datang atas nama pribadi.

Beberapa waktu lalu, lanjut Frannata, ia juga menerima informasi tentang penggemar vespa dari Italia yang akan hadir. Penggemar tersebut bahkan datang dengan mengendarai vespa langsung dari Italia.

"Mereka sudah berangkat sejak Juli," katanya.

Meskipun demikian, tidak sembarangan vespa dapat mengikuti kegiatan tersebut karena panitia hanya memberikan kesempatan kepada vespa yang masih asli pabrikan tanpa modifikasi.

"Peserta juga diharapkan dapat saling mengenalkan budaya dari daerah asalnya masing-masing. Selain menghias vespa yang akan dikendarai, peserta juga diperbolehkan mengenakan kostum," katanya.

Salah satu vespa yang akan ditampilkan, lanjut dia, cukup unik yaitu vespa batik. Proses pembuatannya, vespa dilukis menggunakan canting untuk membentuk motif batik parang.

"Sedangkan vespa tertua yang akan ikut memeriahkan acara adalah vespa buatan 1950-an," katanya.

Sementara itu, untuk memeriahkan hari ulang tahun ke-261 Kota Yogyakarta akan digelar "Grebeg Vespa" dengan menyusuri jalan-jalan utama di Yogyakarta di antaranya Malioboro.

"Kami juga akan menyusun konfigurasi 261 sesuai angka ulang tahun Kota Yogyakarta," katanya yang berharap kegiatan tersebut dapat memeriahkan suasana Yogyakarta menjelang hari ulang tahun yang jatuh pada 7 Oktober.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
Seorang Pria Tewas di Tangan Ayah dan Anak Saat Menghadiri Sebuah Pesta

Seorang Pria Tewas di Tangan Ayah dan Anak Saat Menghadiri Sebuah Pesta

Regional
Abrasi Pantai Rusak 10 Warung Seafood di Kabupaten Bantul

Abrasi Pantai Rusak 10 Warung Seafood di Kabupaten Bantul

Regional
Pengacara Bahar bin Smith: Yang Isi BAP dan yang Tanda Tangan Siapa?

Pengacara Bahar bin Smith: Yang Isi BAP dan yang Tanda Tangan Siapa?

Regional
Sukarelawan Covid-19 di Papua 'Menjerit' Uang Lelah Sejak Maret Belum Dibayar

Sukarelawan Covid-19 di Papua "Menjerit" Uang Lelah Sejak Maret Belum Dibayar

Regional
Dramatis, Upaya Damkar Evakuasi Sapi 3,5 Kuintal dari Dalam Sumur, Tali Membelit Leher Hewan

Dramatis, Upaya Damkar Evakuasi Sapi 3,5 Kuintal dari Dalam Sumur, Tali Membelit Leher Hewan

Regional
Libur Panjang, Volume Kendaraan yang Melintas di Klaten Menurun 5 Persen

Libur Panjang, Volume Kendaraan yang Melintas di Klaten Menurun 5 Persen

Regional
Kebakaran Hanguskan 150 Rumah di Kotabaru Kalsel, Api Muncul dari Bangunan Kosong

Kebakaran Hanguskan 150 Rumah di Kotabaru Kalsel, Api Muncul dari Bangunan Kosong

Regional
Kronologi Terbongkarnya Ayah Cabuli Anak Kandung, Aksinya Direkam Tetangga

Kronologi Terbongkarnya Ayah Cabuli Anak Kandung, Aksinya Direkam Tetangga

Regional
16 Narapidana Lapas Pekanbaru Positif Corona, 1 Meninggal Dunia

16 Narapidana Lapas Pekanbaru Positif Corona, 1 Meninggal Dunia

Regional
Ganjar Umumkan UMP Jateng Tahun 2021 Naik 3,27 Persen

Ganjar Umumkan UMP Jateng Tahun 2021 Naik 3,27 Persen

Regional
Mayat Pria Misterius Mengapung di Kubangan Air, Tangan dan Kakinya Terikat

Mayat Pria Misterius Mengapung di Kubangan Air, Tangan dan Kakinya Terikat

Regional
Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Tren Ikan Cupang yang Jadi Hobi Sekaligus Bisnis Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X