Belajar Mengelola Sampah, Bupati Kendal Bakal ke Korea - Kompas.com

Belajar Mengelola Sampah, Bupati Kendal Bakal ke Korea

Kompas.com - 14/09/2017, 19:42 WIB
TPA Darupono Kaliwungu Selatan Kendal. KOMPAS.Com /Slamet Priyatin Kompas.com /Slamet Priyatin TPA Darupono Kaliwungu Selatan Kendal. KOMPAS.Com /Slamet Priyatin

KENDAL, KOMPAS.com - Setiap hari ada sekitar 20 ton sampah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Sampah-sampah itu, dibuang di tempat pembuangan akhir sampah yang ada di TPA Darupono Kaliwungu Selatan, TPA Jati Ngampel, dan Pageruyung.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kendal, Bambang Dwiyono menyebutkan, sebenarnya sampah tersebut bisa dimanfaatkan. Dia mencontohkan, di negara-negara yang sudah maju, sampah bisa dikelola menjadi pupuk, dan sebagainya. Hal ini dilakukan oleh negara Korea Selatan (Korsel).

Oleh sebab itu sebut Bambang, Pemkab Kendal akan belajar bagaimana cara mengelola sampah di Korsel. “Kami akan belajar memanajemen sampah. Sehingga sampah di Kendal bisa dimanfaatkan,” kata Bambang, Kamis (14/9/2019).

Menurut Bambang, saat ini di Kabupaten Kendal sudah mempunyai bank sampah. Bank sampah itu, sebagian besar dikelola oleh ibu-ibu PKK. Sampah yang dikelola, adalah kardus, kertas , dan botol minuman mineral. “Tapi sampah lain, masih banyak, “ ujarnya.

Baca juga: Viral Selokan Mataram Dipenuhi Sampah

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Anissa mengaku akan berkunjung ke Korsel pada 5 Oktober 2017. Selain belajar memanajemen sampah, dirinya akan bertemu dengan warga Kendal yang ada di Korsel. 


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Internasional
Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Megapolitan
Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Regional
Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Regional
Pakai Istilah 'China Taiwan', Dua Maskapai Jepang Dikecam

Pakai Istilah "China Taiwan", Dua Maskapai Jepang Dikecam

Internasional
Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Megapolitan
Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Megapolitan
Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Megapolitan
Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Nasional
Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan 'One Way'

Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan "One Way"

Megapolitan
Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Nasional
Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Megapolitan
Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Megapolitan
Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Megapolitan

Close Ads X