Seorang Napi Teroris Jaringan Santoso Dipindahkan ke Lapas Baubau - Kompas.com

Seorang Napi Teroris Jaringan Santoso Dipindahkan ke Lapas Baubau

Kompas.com - 14/09/2017, 18:51 WIB
Ikhsan Maulana (menggunakan masker), seorang narapidana teroris dari jaringan Santoso, akan menjalani  masa tahanannya selama sekitar tiga tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Baubau, Sulawesi Tenggara. Ia sebelumnya ditahan Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok dan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas II A Baubau, Kamis (14/9/2017).KOMPAS.com / DEFRIATNO NEKE Ikhsan Maulana (menggunakan masker), seorang narapidana teroris dari jaringan Santoso, akan menjalani masa tahanannya selama sekitar tiga tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Baubau, Sulawesi Tenggara. Ia sebelumnya ditahan Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok dan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas II A Baubau, Kamis (14/9/2017).

BAUBAU, KOMPAS.com – Ikhsan Maulana, seorang narapidana teroris dari jaringan Santoso, akan menjalani masa tahanannya selama sekitar tiga tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Baubau, Sulawesi Tenggara. Dia dipindahkan ke Lapas Baubau, Kamis (14/9/2017) dari Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

“Pada hari ini, ada penempatan Napi teroris, Ikhsan Maulana. Napi tersebut merupakan jaringan teroris Santoso, sesuai putusan Pengadilan Negeri, Jakarta Utara, ia diputus hukuman empat tahun penjara,” kata Kepala Seksi Inteijen Kejaksaan Negeri Baubau, Ruslan, Kamis.

Ikhsan diterbangkan langsung dari Jakarta ke Baubau dengan menggunakan maskapai penerbangan sekitar pukul 08.00 Wita. Ia mendapat pengawalan ketat dari dua personel Tim Densus Anti Teror, dua anggota Kejaksaan Agung, Kejaksaan Negeri Baubau dan personil Polres Baubau.

“Dia seorang informan untuk jaringan Santoso. Ikhsan akan menjalani masa tahanannya di Lapas Baubau ini,” ujar Ruslan.

Baca juga: Napi Teroris Perencana Bom di Surabaya Dipindah ke Bengkulu

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Baubau , Wahyu Prasetyo, mengatakan, berdasarkan hasil tes psikolog, tingkat radikalisme pada diri Ikhsan Maulana telah rendah. “Mudah-mudahan sudah tidak ada masalah, sehingga ia bisa menjalani masa tahanannya disini,” ucap Wahyu.

Dia menyebutkan, selama di dalam Lapas, tidak ada penanganan khusus yang diberikan kepada napi teroris. Ikhsan akan tetap disatukan dengan kamar lainnya bersama para warga binaan lainnya di Lapas Baubau.

“Di Lapas Baubau tidak memungkinkan untuk dipisahkan karena semua kamar di lapas ini kamar besar kemungkinan akan bergabung dengan napi lainnya,” sebutnya.

Saat ini, terdapat dua napi teroris yang telah dititipkan di LapasBaubau. Sebelumnya pada bulan Desember 2016, seorang napi teroris lainnya, Gunawan Djuaredjo alias Gugun juga dititipkan di Lapas Baubau.

Kompas TV Aparat kembali menjadi sasaran teroris. Kali Insiden terjadi pukul 20:20 menit, Jumat waktu setempat di Boulevard Emile Jacqmain, Kota Brussels, Belgia.


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Internasional
Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Megapolitan
Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Regional
Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Regional
Pakai Istilah 'China Taiwan', Dua Maskapai Jepang Dikecam

Pakai Istilah "China Taiwan", Dua Maskapai Jepang Dikecam

Internasional
Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Megapolitan
Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Megapolitan
Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Megapolitan
Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Nasional
Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan 'One Way'

Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan "One Way"

Megapolitan
Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Nasional
Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Megapolitan
Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Megapolitan
Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Megapolitan

Close Ads X