Hina Nabi Muhammad, Pemuda Bernama Wiranto Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Kompas.com - 13/09/2017, 20:07 WIB
Pemuda bernama Wiranto B saat mendengar pembacaan vonis hukuman dari majelis hakim di Ruang Cakra II, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/9/2017). Tribun Medan/Mustaqim Indra JayaPemuda bernama Wiranto B saat mendengar pembacaan vonis hukuman dari majelis hakim di Ruang Cakra II, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/9/2017).
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pemuda bernama Wiranto B divonis hukuman selama setahun dan empat bulan penjara oleh majelis hakim dalam sidang di Ruang Cakra II, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/9/2017).

Wiranto dinilai telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW melalui akun Facebook miliknya, Bangun Prima Ekapersada.

"Mengadili, menyatakan dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan empat bulan. Dipotong selama terdakwa dalam menjalani masa tahanan," ungkap Ketua Majelis Hakim, Sabarulina Ginting.

Menurut hakim, hal yang memberatkan hukuman yaitu perbuatannya dapat menimbulkan konflik antar umat beragama di Indonesia.

(Baca juga: Jokowi Ajak Masyarakat Teladani Sifat Toleran Nabi Muhammad)

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sindu Hutomo dalam sidang tersebut menuntut Wiranto dengan hukuman dua tahun penjara.

Tuntutan itu diberikan karena JPU menilai mantan mahasiswa salah satu universitas negeri di Medan itu bersalah karena memposting kata yang mengandung hinaan terhadap Nabi Muhammad melalui akun Facebook.

Sindu menjelaskan, kasus ini bermula setelah tim kepolisian dari Polrestabes Medan menindaklanjuti laporan masyarakat atas adanya postingan kalimat penghinaan atau penodaan agama dalam akun Facebook Bangun Prima Eka Persada.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pemilik akun bernama Wiranto B dan polisi kemudian menangkapnya.

"Terdakwa diamankan dari tempat kosnya di Jalan Pancing, Medan Estate pada Selasa 16 Mei 2017 lalu," tuturnya.

 

Berita ini telah tayang di Tribun Medan, Rabu (13/9/2017), dengan judul: Hina Nabi Muhammad, Wiranto Divonis Setahun Empat Bulan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X