Kompas.com - 13/09/2017, 12:55 WIB
Arum Setiadi, ilustrator Kecebong Sang Javas, Senin (11/9/2017). KOMPAS.com/ M WismabrataArum Setiadi, ilustrator Kecebong Sang Javas, Senin (11/9/2017).
|
EditorCaroline Damanik

SOLO, KOMPAS.com - Arum Setiadi (30) mengaku tidak menyangka akan bisa bekerja sama dengan Kaesang Pangarep, putera Presiden RI Joko Widodo. Dia diminta mendesain gambar kecebong yang akan dipakai Kaesang dalam bisnis kausnya, Sang Javas.

"Sekitar dua hari saya harus mengerjakan desain kecebongnya. Karena kecebong hanya ada bagian kepala dan badan, bagaimana mengolah agar orang tahu itu kecebong, bukan yang lain," kata Arum, Senin (11/9/2017).

Pemuda asal Solo tersebut menceritakan pengalaman dirinya saat menjadi partner kerja Kaesang untuk penggarapan kaus Sang Javas.

"Awalnya hanya direkomendasikan oleh salah satu teman dari Kaesang. Setelah beberapa kali melihat desain, akhirnya bisa cocok," katanya.

(Baca juga: Kaus "Kecebong" Kaesang, Dipuji Desainnya, Dikritik Harganya)

Arum mengaku sudah menekuni kecintaannya pada olah gambar sejak kecil. Hal tersebut membuat dirinya memilih bersekolah di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Solo.

Hingga kemudian, Arum memiliki karya komik sendiri di akun instagramnya @komik_pentinggakpenting serta aktif dalam komunitas seni di Solo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya juga main band mas, tidak hanya gabung dengan kelompok ilustrator saja, dan dari banyak pertemanan tersebut juga salah satunya membuat peluang terbuka," katanya.

Pria asal Jogosuran, Gading, Solo, itu pun mengajak para seniman muda di Solo, khususnya kartunis, untuk tidak lelah berkarya dan menambah teman.

"Jangan gampang berhenti berkarya, apalagi kalau follower-nya sedikit atau tidak dilihat orang, tetap berkarya dan tambahlah teman," tutur Arum.

Desain baru

Saat ini, Arum menjelaskan, masih akan mengerjakan sejumlah desain lain dari Sang Javas yang akan diluncurkan. Namun, dirinya menolak menjelaskan detailnya.

Selain itu, pria yang baru saja menikah itu juga mengaku tidak ambil pusing dengan makna dari karakter hewan kecebong yang dimaui Kaesang.

"Tugas saya hanya menggambar kecebongnya," ungkap Arum singkat.

(Baca juga: Kenapa Kaesang Pilih Kecebong Jadi Tema Kaus Jualannya?)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.