Penghina Iriana Jokowi Sempat Unggah Meme Hina Presiden Jokowi

Kompas.com - 13/09/2017, 10:35 WIB
Dodik Ikhwanto (21), pelaku penghina Iriana Joko Widodo hanya tertunduk lesu saat digiring anggota Satreskrim Polrestabes Bandung, Senin (12/9/2017).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Dodik Ikhwanto (21), pelaku penghina Iriana Joko Widodo hanya tertunduk lesu saat digiring anggota Satreskrim Polrestabes Bandung, Senin (12/9/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo menjadi sasaran postingan ujaran kebencian Dodik Ikhwanto (21), pemilik akun Instagram @warga_biasa. Tak hanya Iriana, mahasiswa ini turut membuat meme berisi hinaan kepada Presiden Joko Widodo.

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Marzuki mengatakan, meme hinaan terhadap Presiden Jokowi diunggah pelaku tak lama setelah membuat meme hinaan terhadap Iriana Jokowi.

Namun, pelaku buru-buru mematikan akun Instagram @warga_biasa setelah ia merasa aktivitasnya di media sosial terendus polisi.

"Ketika ini sudah mulai ribut, dia non-aktifkan akun ini. Postingan yang ada di dalam akun ini bukan hanya yang terakhir, tapi ada beberapa yang nanti saat melakukan penyelidikan akan kita munculkan. Ada foto Ibu Jokowi ada foto Bapak Jokowi dengan kata yang tidak pantas," tutur Yoris di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (12/9/2017).


(Baca juga: Polisi Amankan Atribut HTI di Rumah Penghina Iriana Jokowi)

Saat ini, sambung Yoris, polisi masih fokus mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk kasus penghinaan terhadap Iriana Jokowi. Polisi pun belum melakukan pendalaman terhadap postingan lain dari pelaku lantaran masih tahap awal pemeriksaan.

"Akan tetapi untuk awal karena satu hari baru dilakukan penangkapan, yang kita lakukan mengumpulkan bukti untuk kasus yang utama dulu, postingan yang Ibu Iriana, itu dulu. Setelah itu kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut lagi," ungkapnya.

Yoris menegaskan, akun @warga_biasa dikuasai sepenuhnya oleh Dodik. Namun, pelaku sempat mengakui jika ada kelompok khusus yang sengaja membuat postingan ujaran kebencian.

"Penegasan sekali lagi, akun penghina ini akun @warga_biasa, akun ini dimiliki, dikuasai, dan digunakan tersangka yang sudah kita dapatkan atas nama DI," jelasnya.



EditorReni Susanti

Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X