Kasus Pembunuhan Pasutri Terbungkus Bedcover, Polisi Segera Reka Ulang

Kompas.com - 12/09/2017, 19:51 WIB
Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017) KOMPAS.com/Iqbal FahmiTim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017)
|
EditorErlangga Djumena

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Jajaran Satreskrim Polres Purbalingga dan Polda Metro Jaya masih berupaya membongkar kasus dugaan perampokan sadis terhadap pasangan suami istri Husni Zakarsih (57) dan Zakiyah Husni (42).

Mayat warga Bilangan Pengairan Nomor 21, RT 1 RW 6, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut dibuang di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah dan ditemukan warga pada Senin (11/9/2017) pagi.

Kasat Reskrim Polres Purbalingga, Tarjono Sapto Nugroho mengatakan, pihaknya akan segera melakukan reka ulang terkait kasus tersebut.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan reka ulang di lokasi penemuan mayat korban,” ujarnya Selasa (12/9/2017).

Menurut dia, tim dari Polda Metro Jaya sudah datang ke Purbalingga untuk mengambil barang bukti yang melekat di tubuh korban, seperti pakaian, mukana, baju muslim, sandal hotel, tali, kabel, dan selimut atau bedcover.

Baca juga: 2 Mayat di Sungai Klawing Teridentifikasi, Korban Pasutri Asal Tanah Abang

Selain itu, polisi juga tengah memburu dua mobil jenis minibus dan pikap yang sempat terlihat bolak-balik di lokasi penemuan mayat pada malam sebelumnya. Diduga kuat, kedua korban dibawa menggunakan kendaraan tersebut dari TKP di Jakarta, sebelum dibuang dari atas jembatan Sungai Klawing, Purbalingga.

Tarjono menyebutkan, dari hasil olah TKP di rumah korban, polisi melihat kondisi kamar sudah berantakan, dan ada beberapa bekas cipratan darah di dinding. Dugaan perampokan muncul setelah polisi mendapati ada sejumlah barang berharga seperti emas, uang, sertifikat tanah dan brankas yang hilang.

“Mobil korban, Corolla Altis silver bernomor B 2171 SBE diduga dibawa keluar oleh tersangka untuk membawa korban. Berdasarkan pengecekan CCTV melintas depan kosan samping rumah pukul 20.01 WIB,” katanya.

Dia juga menepis kabar yang beredar bahwa pelaku merupakan mantan pegawai korban yang dipecat bernama Ahmad Julkifli, yang tidak lain adalah warga Purbalingga.

“Itulah, jangan dulu percaya berita yang belum tentu kebenarannya. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya. Sebab jika ini kasus perampokan, maka pelaku bisa siapa saja,” katanya, .

Kompas TV Polisi membekuk tiga dari empat pelaku perampokan dan pembunuhan sopir taksi online
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.