Kenakan Baju Tahanan, Mahasiswa Penghina Iriana Jokowi Tiba di Bandung - Kompas.com

Kenakan Baju Tahanan, Mahasiswa Penghina Iriana Jokowi Tiba di Bandung

Kompas.com - 12/09/2017, 18:28 WIB
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo saat gelar perkara kasus penghinaan terhadap Ibu negara Iriana Jokowi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (12/9/2017) sore. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo saat gelar perkara kasus penghinaan terhadap Ibu negara Iriana Jokowi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (12/9/2017) sore.

BANDUNG, KOMPAS.com - Dodik Ikhwanto (21), pemilik akun Instagram @warga_biasa yang kedapatan menyebar ujaran kebencian dengan sasaran Ibu Negara Iriana Joko Widodo telah tiba di Bandung, Selasa (12/9/2017).

Sebelumnya, jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung mengamankan Dodik di kediamannya di Jalan Jepang KM 11 Nomor 1088, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Senin (11/9/2017) malam.

Pria yang berstatus sebagai mahasiswa itu tiba di Mapolrestabes Bandung sekitar pukul 17.00 WIB dengan berkendara mobil minibus berwarna silver.

Dodik turun dari mobil dengan mengenakan penutup kepala dan baju tahanan berwarna oranye. Polisi langsung melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut.

Konferensi pers dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo.

Agung mengatakan, penangkapan terhadap Dodik tak lepas dari keterlibatan tim patroli siber yang menemukan adanya postingan Dodik di akun Instagram. Setelah mendapat laporan tersebut, aparat dari Polrestabes Bandung membentuk tim untuk mengendus keberadaan pelaku.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Iriana Jokowi

Polisi berhasil menemukan rekan perempuan Dodik di dunia maya berinisial DW (25) di Bandung. Dari keterangan DW, polisi berhasil mengantongi informasi bahwa Dodik yang membuat postingan tersebut. Dari DW pula polisi mendapat alamat Dodik di Palembang.

"Setelah DW diperiksa dapat diambil keterangan bahwa yang membuat postingan itu adalah D beralamat di Palembang. Besoknya tim gabungan dibantu Polda Sumatera berkoordinasi dan melakukan penyelidikan dan betul kita dapati pelakunya D tadi," ucap Agung.

Hingga kini, kata Agung, Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif pelaku menghina Iriana.

"Kita akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tapi deliknya sudah jelas. Ia dikenakan Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 1 UU 19 tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman penjara maksimal 6 tahun," jelasnya.

Baca juga: Wiranto: Saya Dulu Pernah Berpikir Masyarakat Akan Muak dengan Ujaran Kebencian

Kompas TV Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan terkait penanganan kasus ujaran kebencian melalui media sosial.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Mobil Volcano Tour Merapi Terperosok Jurang, 1 Tewas, 4 Terluka

Mobil Volcano Tour Merapi Terperosok Jurang, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Baru Lulus? Ikuti 3 Tips Ini agar Tidak Stres Mencari Kerja

Baru Lulus? Ikuti 3 Tips Ini agar Tidak Stres Mencari Kerja

Edukasi
Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Internasional
Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Megapolitan
Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Regional
Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Regional
Pakai Istilah 'China Taiwan', Dua Maskapai Jepang Dikecam

Pakai Istilah "China Taiwan", Dua Maskapai Jepang Dikecam

Internasional
Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Megapolitan
Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Megapolitan
Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Megapolitan
Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Nasional
Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan 'One Way'

Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan "One Way"

Megapolitan
Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Nasional
Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Megapolitan

Close Ads X