Kisah Adnan Ganto, Warga Pedalaman Aceh yang Sukses Jadi Bankir Dunia

Kompas.com - 12/09/2017, 07:13 WIB
Cover buku Keputusan Sulit Adnan Ganto karya Nezar Patria dan Rusdi Mathari, Senin (11/9/2017). KOMPAS.com/MasriadiCover buku Keputusan Sulit Adnan Ganto karya Nezar Patria dan Rusdi Mathari, Senin (11/9/2017).
|
EditorReni Susanti

KOMPAS.com – Hari itu, suasana ruangan Akademik Center Cunda (ACC) Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Senin (11/9/2017) penuh sesak. Mereka sengaja datang untuk melihat tamu istimewa, seorang warga Aceh yang berprestasi. 

Ia adalah Adnan Ganto. Adnan dilahirkan di salah satu desa terpencil di Aceh, yakni di Buloh Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara pada 4 Februari 1947.

Tidak mudah bagi Adnan kecil mengeyam pendidikan. Maklum, ayahnya Hasan Basri Ganto, hanya seorang Tentara Keamanan Rakyat (TKR) cikal bakal dari TNI yang hingga pensiun berpangkat kopral.

Di tengah keterbatasan, ia menamatkan pendidikan dasar pada Sekolah Rakyat Islam (SRI) Kareung, Kabupaten Aceh Utara.

(Baca juga: Kisah Muslimah AS, Sukses Jadi Miliarder Sambil Didik 14 Anak di Rumah)

 

Dari sekolah tua itu, ia merangkak menapaki jalan-jalan Belanda. Ia lalu bekerja di Amro Bank Belanda dan saat ini ia tercatat sebagai komisaris di Morgan Bank Amerika Serikat.

“Bayangkan ada anak Buloh Blang Ara bisa menjadi komisaris di bank investasi dunia. Bank ini salah satu bank yang mengatur sistem moneter dunia,” ujar Rektor Unimal, Prof Apridar dalam acara bedah buku biografi "Keputusan Sulit Adnan Ganto".

Adnan tertunduk. Ia membayangkan kehidupannya masa lampau. Bagaimana sulitnya naik kereta api dari Lhokseumawe ke Kota Langsa untuk menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pria berambut putih ini juga dikenal dekat dengan Presiden Soeharto serta jajaran menterinya. Uniknya, walau rezim berganti, Adnan tetap dekat dengan pemerintah.

Bahkan, dia menjabat sebagai penasehat bidang ekonomi tujuh menteri pertahanan Republik Indonesia hingga kini. Buku setebal 230 halaman itu ditulis duo jurnalis Jakarta yaitu Nezar Patria dan Rusdi Mathari.

(Baca juga: Kisah Sukses Bayu Sudeka Berawal dari Mencari Penghasilan Tambahan)

Buku tersebut, sambung Apridar, mampu menggambarkan detail kehidupan anak kampung yang kemudian menjadi bankir di bank internasional.

“Kegiatan ini rangkaian dies natalies ke-16 Unimal. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh. Bahwa sukses itu tidak cukup dalam hayalan, butuh implementasi dan kerja keras,” tuturnya.

Nezar Patria menyebutkan, butuh waktu dua tahun baginya menulis buku itu. Ia juga mengunjungi tujuh negara tempat di mana Adnan pernah bekerja sebagai manajer, direktur, hingga komisaris Morgan Bank.

Sementara itu, Adnan Ganto menyebutkan, kunci suksesnya yaitu disiplin, fokus, dan integritas. “Terakhir kunci sukses itu adanya kesempatan,” katanya.

Dia berharap generasi muda Aceh bisa bekerja keras dan mewujudkan cita-citanya. “Terpenting ketika sukses jangan lupa membangun kampung halaman,” pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

Regional
Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Regional
Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Regional
Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X