Kompas.com - 11/09/2017, 16:45 WIB
Petugas Menunjukkan bekas Kaki dari Hewan Misterius KOMPAS.com/Markus YuwonoPetugas Menunjukkan bekas Kaki dari Hewan Misterius
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Yogyakarta, menurunkan tim untuk meneliti serangan hewan liar yang memangsa puluhan kambing di desa Purwodadi, Tepus. Hingga kini belum bisa dipastikan hewan yang menyerang jenisnya. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, menyampaikan, pihaknya hari ini bersama Balai Besar Veteriner (BBVet) Yogyakarta melakukan pemantauan di beberapa titik serangan hewan misterius. 

Dari data yang diambil di lapangan diketahui, hewan misterius tersebut menyerang tiga dusun yakni Danggolo, Sureng II, dan Duwet. "Dari laporan yang masuk, serangan hewan misterius ada di tiga dusun, dengan total yang mati ada 38 ekor," katanya di Desa Purwodadi Senin (11/9/2017).

Ia menyebutkan, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan jenis hewan yang menyerang kambing tersebut. Pihak BBVet mengambil sampel darah hewan yang hidup diserang.

"Yang menyerang (kambing) kami belum mengetahui persis apakah anjing atau hewan apa," ujarnya.

Baca juga: Suraji Sedih 7 Kambing Miliknya Mati Dimangsa Hewan Buas

Sementara itu Teknisi Laboratorium virologi, BBVet Yogyakarta, Desi Puspitasari, mengatakan, pihaknya hari ini mengambil sampel darah dari kambing yang selamat dari serangan hewan misterius tersebut.  

"Kami hanya bisa mengambil sampel darah untuk menganalisa rabies, untuk yang mati kami tidak bisa karena sudah dikubur. Hal ini untuk mengetahui karena ini dari hewan liar apakah hewan tersebut rabies atau tidak," ucapnya. 

Menurut dia, kematian kambing ini karena gigitan hewan menyebabkan luka di beberapa tubuh. "Terkoyak traumatis saja, bukan karena rabies untuk kematian kambing-kambing itu," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, 10 ekor kambing di dua dusun Danggolo dan Sureng mati dimangsa hewan liar.  

Kompas TV Anjing Liar Gigit dan Resahkan Warga di Sukabumi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Pasar di Salatiga, Jateng, Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak

Operasi Pasar di Salatiga, Jateng, Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak

Regional
Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.