Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Spesialis Pengunjung Restoran

Kompas.com - 11/09/2017, 12:42 WIB
Enam tersangka pencuri diperiksa di Mapolresta Surakarta,Senin (11/9/2017) KOMPAS.com/ M WismabrataEnam tersangka pencuri diperiksa di Mapolresta Surakarta,Senin (11/9/2017)
|
EditorErlangga Djumena

SOLO, KOMPAS.com - Polisi menangkap komplotan pencuri lintas daerah spesialis pengunjung di restoran.  Modus para melaku adalah dengan berpura-pura menjadi pengujung restoran kemudian melancarkan aksinya.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai mengatakan, penangkapan tersebut berkat rekaman CCTV aksi pelaku di sebuah rumah makan di Solo. Setelah melakukan penyelidikan akhirnya pada tanggal 10 September 2017, enam pelaku ditangkap di Hotel Surya, Penggung, di Klaten, Jawa Tengah.

"Komplotan ini spesialisnya mencuri di rumah makan atau restoran. Semua diberi tugas masing-masing, ada yang mengalihkan perhatian, ada yang eksekutor," ucap dia  Senin (11/9/2017).

Keenam pelaku tersebut adalah Jimmy Harpani (38) warga Oku Timur, Sumsel; Aan Saputra (37) warga Kramat Jati Jakarta Timur; Jhon Hanes Andersen (41) warga Cileduk, Tangerang. Kemudian Apriyadi (35) warga Oku Timur, Sumatera Sumsel; Efendi (42) warga Ogan Komering Ilir, dan Ari Arbai (16) warga Oku Timur.

Baca juga: Berusaha Kabur dengan Gigit Tangan Polisi, Pencuri Motor Ditembak

Polisi menembak Jimmy dan Aan karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Keduanya terlihat dibopong saat pemeriksan di Mapolresta Surakarta, Senin (11/9/2017).

"Terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki karena mencoba melawan petugas saat ditangkap," kata Andy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan pengakuan pelaku sebut dia, komplotan itu melakukan aksinya di Solo, Yogyakarta, dan Magelang.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza milik pelaku, sepatu anak warna cokelat, tas punggung, sebuah telepon genggam,  dan uang dollar AS.

Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan pemberatan dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Kompas TV Curi Kotak Amal, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.