Maju ke Pilkada NTT, Calon Independen Harus Miliki 272.300 Pendukung

Kompas.com - 10/09/2017, 22:37 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

KUPANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menggelar rapat pleno untuk menetapkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Gubernur NTT 2018 mendatang.

Ketua KPU Provinsi NTT, Maryanti Luturmas Adoe mengatakan, dalam rapat yang diikuti oleh seluruh komisioner dan sekretaris KPU NTT, pihaknya telah menetapkan jumlah DPT Pemilu terakhir tingkat Provinsi NTT yakni sebanyak 3.203.525.

Menurut Maryanti, salah satu syarat bagi bakal calon independen (perseorangan) untuk maju bertarung dalam pemilihan Gubernur NTT 2018 ialah dukungan paling sedikit yaitu 8,5 persen dari 3.203.525, atau 272.300 pendukung.

"Dukungan bagi bakal calon perseorangan itu pun harus tersebar paling sedikit di 12 kabupaten dan kota di NTT," kata Maryanti di Kupang, Minggu (10/9/2017) malam.

Baca juga: Awal September, Partai Golkar Tentukan Kandidat Pilkada NTT

Selain itu, lanjut Maryanti, syarat lainnya adalah, pendukung pasangan calon perseorangan telah memiliki hak pilih pada tanggal 27 Juni 2018, sebagaimana tercantum dalam data penduduk potensial pemilihan (DP4).

Sedangkan untuk jadwal waktu penyerahan dukungan kepada KPU Provinsi NTT yakni mulai tanggal 22 sampai dengan 26 November 2017.

Sementara itu, bagi partai politik atau gabungan partai politik yang ingin mengusulkan bakal pasangan calon harus memiliki paling sedikit 13 kursi di DPRD atau 20 persen dari total jumlah kursi sebanyak 65, atau paling sedikit memiliki 25 persen dari 2.364.943 atau sebanyak 591.236 suara sah Pemilu 2014.

Baca juga: Pilkada NTT, Golkar Survei 8 Kader Terbaiknya

"Partai politik atau gabungan partai politik yang dapat mengusulkan bakal pasangan calon dengan mendasarkan pada suara sah adalah partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki kursi di DPRD NTT," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Regional
Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Regional
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Regional
Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Regional
Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Regional
Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Regional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

Regional
Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Regional
9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

Regional
RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

Regional
Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Regional
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Regional
Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X