Daftar Calon Wali Kota Madiun, Dosen UI Jalan Kaki Diiringi Musik Rebana

Kompas.com - 09/09/2017, 19:24 WIB
 LAMAR CALON WALIKOTA --Dosen Fakultas Ekonomi  Universitas Indonesia (UI), Dr. Harryadin Mahardika  mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota (bacawali) Madiun di DPC Partai Demokrat Kota Madiun, Sabtu ( 9/9/2017). KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi LAMAR CALON WALIKOTA --Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Dr. Harryadin Mahardika mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota (bacawali) Madiun di DPC Partai Demokrat Kota Madiun, Sabtu ( 9/9/2017).
|
EditorIcha Rastika

MADIUN, KOMPAS.com - Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Dr Harryadin Mahardika mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota (bacawali) Madiun di DPC Partai Demokrat Kota Madiun, Sabtu ( 9/9/2017).

Bersama puluhan simpatisannya, Mahardika mendatangi Kantor DPC Demokrat dengan berjalan kaki dari Alun-alun Kota Madiun diiringi musik rebana.

Mahardika tampil mengenakan sarung dipadu dengan kemeja putih, jas hitam, serta peci hitam.

Selama perjalanan dari Alun-alun Kota Madiun menuju kantor DPC Demokrat di Jalan Ahmad Yani, Mahardika beserta pendukungnya yang mengenakan kaus warna pink, biru muda, dan abu-abu, diiringi alunan musik rebana serta lantunan shalawat.

"Siang ini saya sengaja mengenakan baju adat kombinasi dari beberapa kultur dan diiringi rebana saat mendaftarkan diri calon walikota di Partai Demokrat," kata Mahardika.

(Baca juga: Dosen UI Ikut Bertarung di Pilkada Kota Madiun)

Ia mengatakan, pengembalian berkas formulir pendaftaran dengan cara yang berbeda ini lantaran ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa politik itu tidak menakutkan.

Untuk itu, berpolitik harus dilakukan dengan cara-cara yang lebih menarik, bisa dinikmati, dan membuat orang lebih bergembira.

Tak hanya itu, kata Mahardika, para pendukungnya mengenakan pakaian berwarna cerah dan netral.

"Selama ini warna politik agak menyeramkan karena gambarnya macam-macam. Makanya kami pakai warna pink, biru muda agar kegembiraan itu selalu ada dalam politik," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X