Sebelum Dibunuh, Juragan Kuda Diracun oleh Istri dan Dua Anaknya

Kompas.com - 07/09/2017, 13:58 WIB
Seorang istri bersama dua anaknya yang terlibat melakukan pembunuhan berencana terhadap suaminya sendiri, Abdul Waris (60) di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjalani rekostruksi, Jumat (18/8/2017). KOMPAS.com/ JunaediSeorang istri bersama dua anaknya yang terlibat melakukan pembunuhan berencana terhadap suaminya sendiri, Abdul Waris (60) di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjalani rekostruksi, Jumat (18/8/2017).
|
EditorFarid Assifa

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Kuburan juragan kuda, Abdul Waris (60) yang tewas diduga dianiaya dan diracun oleh istri dan dua anaknya menggunakan jasa pembunuh bayaran pada 24 juni 2017 lalu, bakal dibongkar polisi pekan ini.

Sesuai hasil pemeriksaan terbaru penyidik, korban sebelum dianiaya juga diracun oleh pelaku yang tiada lain adalah istri dan kedua anaknya. Polisi akan mengotopsi jasad korban untuk membuktikan apakah ada kandungan racun di dalam tubuhnya seperti pengakuan sejumlah saksi saat diperiksa penyidik.

Sesuai hasil pemeriksaan sejumlah saksi pelaku, korban diduga dibunuh di kampung halamannya di Desa Ugibaru, Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar pada Juni lalu.

Korban dianiaya dengan cara dicekik dan dihantam balok di kamar milik korban pada 24 Juni 2017 lalu. Korban juga diduga diracun sebelum dihabisi para pelaku yang sudah merencanakan niat jaha itu.

Baca juga: Motif Pembunuhan Juragan Kuda, Istri Tak Dinafkahi gara-gara Suami Kawin Lagi

Rencananya, pekan ini polisi akan membongkar ulang kuburan Abdul Waris di Desa Ugibaru meneliti apakah ada kandungan racun atau tidak di dalam tubuh korban.

“Sesuai hasil pemeriksaan terbaru diperoleh keterangan bahwa korban sebelum dihabisi dengan dihantam balok juga diduga dibunuh dengan cara diracun. Ini yang akan kita buktikan dan proses otopsi tersebut,” tutur Kapolres Polewali Mandar AKBP Hanny Andhika Sarbini SIP SIK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku pembunuhan terhadap Abdul Waris terungkap oleh kepolisan secara tidak disengaja. Semula, istri korban, Nurlia melaporkan kasus perampokan yang menewaskan suaminya. Dalam penyelidikan, polisi secara tidak sengaja menemukan uang Rp 16 juta dari gulungan sarung milik Nurlia.

Belakangan diketahui, uang tersebut diambil dari tangan korban setelah ia dihabisi istrinya yang bekerja sama dengan tiga pembunuh bayaran yang disewa Rp 14 juta.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nurlia dan dua anaknya nekat menghabisi suminya lantaran uang dapur sering kali tersendat sejak korban menikah lagi dengan perempuan atau istri keduanya.

Baca juga: Istri dan Dua Anak Kandung, Otak Pembunuhan Juragan Kuda

Pelaku juga menuding suami yang telah memberinya empat anak itu belakangan kerap berlaku kasar.

Rencananya, penyidik Polres Polewali Mandar baru akan menyerahkan berkas BAP para tersangka ke kejaksaan setelah merampungkan seluruh proses pemeriksaan, termasuk hasil otopsi.

Kompas TV Polisi membekuk tiga dari empat pelaku perampokan dan pembunuhan sopir taksi online
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.