Simpan Sabu di Celana Dalam, Seorang Pria Ditangkap di Bandara Supadio

Kompas.com - 06/09/2017, 10:11 WIB
Barang bukti yang diamankan petugas di Bandara Internasional Supadio Pontianak (5/9/2017) Dok. Kodam XII TanjungpuraBarang bukti yang diamankan petugas di Bandara Internasional Supadio Pontianak (5/9/2017)
|
EditorErlangga Djumena

PONTIANAK, KOMPAS.com - Petugas gabungan sekuriti (Avsec) Bandara Internasional Supadio Pontianak dan Detasemen Intel Kodam XII Tanjungpura menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu dari seorang calon penumpang berinisial FR, Selasa (5/9/2017).

Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti mengungkapkan, upaya penggagalan yang dilakukan oleh anggota TNI tersebut berawal dari informasi dari anggota unit intel KP3U Bandara Supadio, bahwa akan ada penumpang pesawat yang membawa sabu dari Pontianak dengan tujuan Jakarta pada tanggal 4 September 2017.

Penumpang berinisial FR tersebut diketahui merupakan warga Grogol, Jakarta Barat.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh dua anggota Deninteldam dengan melakukan pengecekan tiket di Bandara Supadio. "Dari hasil pengecekan tiketing diperoleh informasi bahwa FR akan berangkat dari Bandara Supadio menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta dengan menggunakan salah satu pesawat maskapai penerbangan sipil," ujar Tri Rana, Rabu (6/9/2017).

Baca juga: Ditangkap, Residivis Pencurian yang Kerap Beraksi dengan Celana Dalam

Tri menambahkan, setelah melakukan koordinasi dengan otoritas keamanan bandara, salah satu anggota Deninteldam bersama anggota avsec kemudian menunggu di dalam ruang keberangkatan, tepat di depan pintu X Ray. Sedangkan anggota lainnya menunggu di luar untuk melaksanakan pengamatan terhadap penumpang  lainnya.

"Selang beberapa jam kemudian, anggota yang menunggu di luar menemukan seorang penumpang yang dicurigai karena terlihat beberapa kali bolak-balik atau terlihat ragu pada saat akan masuk ke ruang check in," kata Tri.

Saat pria tersebut masuk ke ruang check in, anggota mengikuti dibelakangnya dan diketahui orang tersebut adalah FR setelah diperiksa tiket dan KTP oleh pihak avsec Bandara. "Anggota kemudian memberitahukan kepada petugas Avsec dan selanjutnya  dilaksanakan pemeriksaan terhadap FR menggunakan tongkat detektor dan alat tersebut menunjukan tanda bahwa FR benar membawa sabu,"  ucapnya.

Petugas Avsec kemudian melakukan penggeledahan terhadap FR dan ditemukan barang bukti narkoba yang disimpan di bagian celana dalam yang dibungkus dalam kantong keresek warna hitam.

Dari hasil penggeledahan, petugas mendapati barang bukti berupa satu kantong sabu kemasan besar dengan berat 500 gram, 7 kantong sabu kemasan kecil dengan berat 70 gram, satu kantong berisikan 10 butir pil ekstasi dan 20 butir pil jenis happy five.

Berdasarkan pengakuan FR,  dia disuruh oleh seseorang berinisial TD yang tinggal di Jakarta untuk mengambil barang tersebut di Pontianak. FR mengaku tidak mengenal pemilik sabu yang ditemuinya di Pontianak.

"FR dijanjikan akan diberikan imbalan sebesar Rp. 10 juta setelah barang tersebut tiba di Jakarta oleh TD," kata Tri.

Selanjutnya, FR diserahkan kepada pihak Polsek KP3U Bandara Supadio dan langsung dibawa menuju Polda untuk pendalaman lebih lanjut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X