Kompas.com - 05/09/2017, 13:13 WIB
|
EditorErlangga Djumena

SEMARANG, KOMPAS.com - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk tidak memberi izin rencana kegiatan demonstrasi bela Rohingya di Candi Borobudur, Jumat (8/9/2017).

Rekomendasi itu diberikan untuk menanggapi rencana kegiatan di candi terbesar di Indonesia itu. Rekomendasi ditandatangani pimpinan FKUB Jawa Tengah dan diserahkan ke Pemda Jateng, Senin (4/9/2017) kemarin.

"Surat itu benar. Yang merumuskan langsung pimpinan FKUB Senin kemarin," ujar Abu Rokhmad, anggota FKUB Jateng, Selasa (5/8/2017).

Dalam surat rekomendasi tersebut, FKUB memberi argumentasi soal konflik Rohingya. Pertama, konflik Rohingya bukan peristiwa kebencian antar pemeluk agama, tetapi peristiwa tragedi kemanusiaan yang penyebabnya kompleks, di antaranya kompetisi sosial ekonomi dll antar etnik di Myanmar.

Kedua, perasaan solidaritas terhadap Rohingya jangan sampai melahirkan sikap negatif misalnya kebencian terhadap pemeluk agama Buddha di Indonesia, maupun merusak properti yang terhubung dengan agama tersebut.

"Candi Borobudur adalah cagar budaya diakui internasional karenanya harus dijaga semua warga negara," tulisnya.

FKUB menyebutkan, peringatan Hari Raya Waisak benar biasanya dipusatkan di Candi Borobudur. Namun diingatkan agar jangan sampai asumsi Candi Borobudur menjadi pusat kegiatan agama Buddha sehingga memicu kebencian berlebih.

"FKUB sarankan pada Pemprov Jateng untuk tidak mengizinkan demo di sekitar Candi Borobudur. Jika ingin demo disarankan tidak di candi, tempat ibadah umat Buddha, diarahkan ruang publik yang bersifat umum," katanya.

Selain itu, FKUB juga mendorong aksi bela Rohingya sebagai wujud perasaan solidaritas agar diwujudkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan. Bantuan bisa berupa logistik, kesehatan, pendidikan.

Adapun Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono sendiri menyebutkan, kepolisian tidak akan mengeluarkan izin untuk aksi di lokasi tersebut. "Sudah ada undang-undang tentang penyampaian pendapat. Borobudur cagar budaya dan tempat pariwisata," kata Condro. (Baca: Aksi Bela Rohingya di Borobudur, Kapolda Jateng Sebut Tak Akan Terbitkan Izin)

Sementara itu, koordinator Aksi Bela Rohingya Anang Imanudin yang juga merupakan Panglima Laskar Front Aliansi Umat Islam Bersatu (FA-UIB) Jawa Tengah-DIY membantah pihaknya akan melakukan aksi di Candi Borobudur.

"Kami luruskan, bahwa kami tidak mengadakan aksi di Candi Borobudur, kami tahu ada undang-undang yang melindungi cagar budaya dunia tersebut. Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Magelang dan aparat lainnya, Senin (4/9/2017) malam tadi dan hanya fokus di satu tempat saja," katanya.

Menurut dia, aksi akan diawali dengan shalat Jumat berjamaah di Masjid An-Nur Sawitan, atau sekitar 1,5 kilometer dari Tempat Wisata Candi Borobudur (TWCB). Ada sekitar 250 ormas dari seluruh Indonesia yang akan bergabung dalam aksi tersebut. Aksi akan dilanjutkan dengan doa bersama dan penggalangan donasi untuk kaum Rohingya. (Baca: Koordinator Aksi Bela Rohingya: Kami Tidak Mengadakan Aksi di Candi Borobudur)

Kompas TV Pengungsi Rohingya Terjebak di Perbatasan Myanmar-Banglades
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.