Kompas.com - 04/09/2017, 11:15 WIB
Foto Muhammad Ikbal Ubaidillah (15), santri Pondok Pesantren Darussalam Surabaya, semasa hidup. Tribunjatim.com/handoutFoto Muhammad Ikbal Ubaidillah (15), santri Pondok Pesantren Darussalam Surabaya, semasa hidup.
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang santri di Pondok Pesantren Darusalam, Surabaya, meninggal dunia, Minggu (3/9/3017). Jasad santri bernama Muhammad Ikbal Ubaidillah (15) kini berada di RSUD dr Soetomo.

"Kami belum tahu persis waktu kejadian meninggalnya. Tapi kabarnya meninggal karena dianiaya rekan santri di Pondok Pesantren Darusalam," ungkap paman korban, Jamal (45), di depan ruang jenazah rumah sakit.

Ikbal sempat dibawa ke RSU Soewandi hingga kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Pihak keluarga belum menerima informasi dari polisi dan pesantren. Keluarga mempertanyakan sikap pihak pengelola pesantren dan teman-teman korban.

"Kami pihak keluarga heran, kenapa kok tak ada pihak ponpes atau rekan korban mendampingi jenazah," ujar Jamal.

"Kami jadi semakin yakin, kuat dugaan keponakan saya meninggal dunia karena penganiayaan," tambahnya.

(Baca juga: Sering Dianggap Aneh, Santri Bernama "Q" Ingin Ganti Nama)

Menurut pengamatan, empat saudara korban menunggu di depan ruang jenazah. Selain keluarga korban, petugas kepolisian dari tim Inafis Polresta Surabaya juga berada di ruang jenazah.

Bersama petugas Inafis Polresta Surabaya, sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Simokerto juga mendatangi ruang jenazah RSUD dr Soetomo, Surabaya, Minggu (3/9/2017).

Kanit Reskrim Polsek Simokerto, Iptu Suwono membenarkan adanya dugaan penganiayaan terhadap korban oleh rekan santrinya.

"Benar ada (dugaan tersebut). Kejadian di Pondok Pesantren Darussalam," tuturnya.

Saat ditanya secara detail kejadian dugaan penganiayaan tersebut, Iptu Suwono masih enggan menjelaskan. Pihaknya juga membenarkan bahwa ada bekas luka lebam di tubuh dan wajah korban.

"Saat ini masih peroses penyelidikan. Jadi tunggu hasilnya nanti," tuturnya.

Berita ini telah tayang di Surya, Minggu (3/9/2017), dengan judul: BREAKING NEWS - Santri Ponpes Darussalam Surabaya Tewas, Keluarga Ungkap Kejanggalan Ini

 

 

Kompas TV Anak-Anak Panti Asuhan dan Lansia Gelar Upacara di Laut
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.