Nelayan NTT Akan Gugat Perusahaan dan Institusi Pemerintah Australia

Kompas.com - 03/09/2017, 20:56 WIB
Ketua Tim Advokasi Masyarakat Korban Montara Ferdi Tanoni saat bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson Dokumentasi Ferdi TanoniKetua Tim Advokasi Masyarakat Korban Montara Ferdi Tanoni saat bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson
|
EditorErvan Hardoko

KUPANG, KOMPAS.com - Sejumlah nelayan di Nusa Tenggara Timur ( NTT) korban tumpahan minyak Montara dari perusahaan PTTEP Australasia, berencana mempidanakan kedua perusahaan itu.

Ketua Aliansi Nelayan Tradisional Laut Timor H Faren Mustafa kepada Kompas.com, Minggu (3/9/2017) mengatakan, saat ini mereka sedang menyusun dan merampungkan gugatan itu.

Selain kedua perusahaan minyak itu, lanjut Mustafa, para nelayan juga akan memidanakan sebuah badan pemerintah Australia.

Badan pemerintah Australia itu diduga menyemprotkan zat beracun disperstant untuk menenggelamkan gumpalan minyak ke dasar laut.


Baca: Menunggu Langkah Tegas Menteri Luhut soal Pencemaran Laut Timor

"Kami siap pidanakan PTTEP Australasia dan Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA), yang merupakan sebuah badan di bawah Pemerintah Federal Australia, yang menyemprotkan zat berbahaya di Perairan Laut Timor," tutur Mustafa.

Mustafa menambahkan, gugatan itu akan diajukan ke Kejaksaan Tinggi NTT dengan mengacu pada Undang-undang Tahun 2009 (UUPPLH) tentang Pengelolaan dan Perlindungan terhadap Lingkungan.

Sebelumnya diberitakan, Sejumlah nelayan asal Kota Kupang melihat sebuah pesawat Australia terbang rendah di atas Laut Timor sambil menyemprotkan cairan di atas gumpalan minyak.

Gumpalan minyak itu terjadi akibat meledaknya kilang minyak Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor pada 21 Agustus 2009 lalu.

Sementara itu, Ketua Tim Advokasi Petani Rumput Laut NTT Ferdi Tanoni mengatakan, pemerintah Australia harus ikut bertanggung jawab dalam kasus pencemaran minyak di Laut Timor ini.

"Australia tidak bisa lepas tangan dalam kasus ini karena sejumlah saksi mata melihat pesawat Australia terbang rendah di atas Laut Timor sambil menyemprotkan barang cair di atas gumpalan minyak tersebut," ucap Ferdi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X