Kompas.com - 02/09/2017, 20:17 WIB
Ilustrasi kekerasan ShutterstockIlustrasi kekerasan
|
EditorDian Maharani

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dua orang pemuda nekat menyerang anggota polisi menggunakan senjata tajam saat akan ditangkap.

Meski berhasil diamankan, namun dua anggota Polisi mengalami luka di punggung dan pelipis akibat sabetan senjata tajam.

Kapolsek Gamping, Kompol Herwinedi menjelaskan awalnya anggota Polsek Gamping melakukan patroli rutin.

Ketika melintas di daerah Patran, Godean, sekitar pukul 03.00 Wib melihat dua orang pemuda berboncengan sepeda motor dan nekat melanggar lampu merah.

"Anggota yang patroli melihat ada dua pemuda berboncengan melanggar lampu merah. Mereka dijalan mengacungkan senjata tajam," ujar Kapolsek Gamping, Kompol Herwinedi, Sabtu (02/09/2017).

Melihat hal itu, anggota yang berpatroli lalu mengikuti kedua pemuda tersebut. Kedua pemuda itu terlihat masuk kedalam sebuah rumah kontrakan di daerah Modinan, Gamping.

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Pencuri yang Gunakan Sajam di Jakut Mengaku Sudah Beraksi 20 Kali

Anggota lantas mendatangi rumah kontrakan kedua pemuda tersebut. Sebelum melakukan penangkapan, anggota Polsek Gamping menyampaikan jika dari kepolisian.

"Anggota sudah memberitahu jika Polisi. Tetapi tidak dihiraukan," bebernya.

Bukanya menyerahkan diri, kedua pelaku secara tiba-tiba langsung menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam. Meski berhasil ditangkap, namun dua anggota harus mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

"Berhasil di tangkap, tetapi Briptu Dian mengalami luka di pelipis sebelah kiri dan tangan kiri. Briptu Rico luka bagian di punggung," urainya.

Pelaku yang nekat melakukan penyerangan dan berhasil ditangkap yakni berinisial R (21) dan Y (27). Keduanya merupakan warga Arjasa, Sumenep, Jawa Timur.

"Kedua pelaku dalam kondisi mabuk. Dari tangan keduanya kita amankan senjata tajam berupa celurit dan pedang," tegasnya.

Saat ini, kedua pelaku ditahan di Mapolsek Gamping. Pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X