Dukung "Go Green", Warga Menoreh Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Jati

Kompas.com - 01/09/2017, 15:52 WIB
Warga Dusun Kauman, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menggunakan daun jati untuk membungkus daging kurban pada hari raya Idul Adha 1438H, Jumat (1/9/2017). KOMPAS.com/Ika FitrianaWarga Dusun Kauman, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menggunakan daun jati untuk membungkus daging kurban pada hari raya Idul Adha 1438H, Jumat (1/9/2017).
|
EditorErvan Hardoko

MAGELANG, KOMPAS.com - Pembagian daging hewan kurban di Dusun Kauman, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tahun ini tidak lagi menggunakan kantong plastik.

Warga memilih menggunakan daun jati sebagai wadah atau pembungkus potongan-potongan daging kurban.

Alasan mereka sederhana, karena plastik akan menjadi sampah yang tidak berguna. Sedangkan daun jati merupakan bahan alam yang ramah lingkungan.

"Kami prihatin karena banyaknya sampah plastik di sekitar kita. Padahal sampah plastik atau kresek sulit diolah, dan berbahaya bagi lingkungan kita sendiri," kata Ketua Panitia Idul Adha Kauman, Desa Salaman, H Bakir Sodiq, Jumat (1/8/2017).

Baca: Warga Diimbau Tidak Bungkus Daging Kurban Pakai Kantung Plasik Hitam

Tidak hanya itu, lanjut Bakir, dampak penggunaan kantong plastik juga tidak baik untuk daging yang akan dikonsumsi manusia karena dalam jangka panjang akan mengganggu kesehatan tubuh manusia.

"Untuk itu kami menggunakan daun jati, yang diambil dari ladang sekitar desa. Ini upaya kami, sekaligus kampanye go green, untuk mengurangi sampah plastik minimal dari lingkungan kami sendiri," tutur Bakir.

Bakir menyebutkan, pada Idul Adha 1435 Hijriah ini, warga menyembelih empat ekor sapi dan empat ekor kambing. Setelah dipotong-potong selanjutnya daging dibagikan untuk seluruh warga setempat.

Muhammad Arfan Sodiq, pemuda Dusun Kauman, menambahkan tahun ini adalah kali pertama panitia memanfaatkan daun jati dan daun pisang untuk wadah daging hewan kurban.

Daun jati sangat cocok digunakan untuk wadah karena bentuknya lebar dan tidak mudah robek.

"Baru kali ini (pakai daun jati), biar buat percontohan kaena di Dusun Kauman juga ada penggiat sampah atau relawan lingkungan. Kami juga punya bank sampah," kata Arfan.

Selain ramah lingkungan, memakai bahan alam juga lebih hemat. Warga cukup mencari daun jati dari ladang di Dusun Basongan, Desa Kalisalak, Kecamatan Salaman dan sebagian adalah sumbangan dari relawan lingkungan Kabupaten Boyolali.

Baca: Terseret Arus Saat Cuci Daging Kurban, Tiga Santri di Brebes Ditemukan Tewas



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X