Kompas.com - 01/09/2017, 07:16 WIB
Kecelakaan maut terjadi di traffic light Proliman, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (31/8/2017) sekitar pukul 18.35 WIB.‎ Lima orang tewas di lokasi kejadian. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit setempat. ‎ Dok Sat Lantas Polres KudusKecelakaan maut terjadi di traffic light Proliman, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (31/8/2017) sekitar pukul 18.35 WIB.‎ Lima orang tewas di lokasi kejadian. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit setempat. ‎

KUDUS, KOMPAS.com - Bus PO Indonesia bernopol H 7519 UV yang terguling dan menghantam sejumlah kendaraan di lampu merah Proliman, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (31/8/2017) malam, disebut melaju dengan kecepatan tinggi.

Kanit Dikyasa Satuan Lantas Polres Kudus, Iptu Ngatmin mengatakan, bus PO Indonesia yang dikemudikan Ikhwan Mukminin (46) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Surabaya menuju Semarang.

Sesampainya di lokasi kejadian, bus oleng dan terguling ke sisi kanan hingga menghantam sejumlah pengendara yang tengah mengantre di lampu merah.

"Penumpang bus juga ada yang terluka. Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan kami," kata Ngatmin.

(baca: Bus Hantam Sejumlah Kendaraan di Kudus, 5 Tewas dan Puluhan Luka-luka)

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.35 WIB. Lima orang diketahui tewas di lokasi kejadian.

Adapun puluhan orang lain mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Berdasarkan data dari Satuan Lantas Polres Kudus, kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah:

1. Bus Po Indonesia bernopol H 7519 UV
2. Mitshubishi L300 bernopol K 1949 BN
3. Minibus Avanza bernopol H 9189 BF
4. Minibus Luxio bernopol H 9144 LR
5. Motor Mio bernopol K 2495 BR
6. Motor Supra bernopol K 5710 PK
7. Motor Beat bernopol K 2918 RR
8. Motor CB 150 R bernopol K 3449 PR
9. Motor Vario bernopol K 4972 QB
10. Motor Vario bernopol ?K 3290 HE
11. Motor Vixion bernopol K 4295 LM

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menjelaskan, kecelakaan diduga akibat rem blong bus PO Indonesia.

Bus berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Mendekati lokasi kejadian, bus kemudian terguling ke sisi kanan hingga menghajar sejumlah pengendara yang tengah mengantre di lampu merah.

Menurut Agusman, sopir bus PO Indonesia sudah diamankan. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

"Dugaan sementara rem blong dialami bus Po indonesia. Meski demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Agusman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X