Dua Pria Ini Ditangkap karena Rampok Penjual Telur Ayam di Magetan

Kompas.com - 31/08/2017, 10:50 WIB
Anggota Polres Magetan meringkus tersangka warga Purbalingga, Jawa Barat yang hendak merampok rumah penjual telur ayam di Magetan, Rabu ( 30/8/2017). Dokumen Polsek Maospati MagetanAnggota Polres Magetan meringkus tersangka warga Purbalingga, Jawa Barat yang hendak merampok rumah penjual telur ayam di Magetan, Rabu ( 30/8/2017).
|
EditorFarid Assifa

MAGETAN, KOMPAS.com - Aparat Polres Magetan, Jawa Timur, meringkus dua warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Barat, setelah keduanya terlibat aksi penodongan dan percobaan perampokan penjual telur ayam di Dusun Bodri, Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Rabu ( 30/8/2017) siang.

"Kedua tersangka warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Barat, yakni Tresna Pahlefi Arif (33) dan Ali Musodik (40) diringkus setelah menodong dan mencoba merampok Marban, penjual telur ayam," kata Kapolres Magetan AKBP Muslimin, Rabu (30/8/2017) siang.

Muslimin mengatakan, kasus itu bermula saat Tresna dan Ali berpura-pura membeli telur ayam di rumah korban. Kedua warga Purbalingga itu ditemui Agus Dwi Jatmiko, anak korban.

Kepada Tresna dan Ali, Agus menyampaikan stok telur ayam di tokonya sementara habis. Sesaat kemudian, Agus berpamitan hendak mengambil ponsel untuk menghubungi bapaknya, Murban yang berjualan di Pasar Takeran.

Baca juga: Rampok Rumah Kepala Puskesmas, Pelaku Todongkan Pistol ke Pembantu

Saat masuk ke rumah itu, lanjut Muslimin, Tresna dan Ali ikut masuk dan hendak mencuri. Mengetahui gelagat keduanya mencurigakan, Agus berteriak dan mendorong kedua pelaku.

"Agus berteriak rampok-rampok agar tetangganya mendengar dan menolongnya. Mengetahui Agus berteriak kedua warga Purbalingga itu lari tunggang langgang lalu masuk ke dalam mobil milik pelaku untuk melarikan diri," ujar Muslimin.

Rupanya teriakan Agus didengar tetangganya, Mukari. Mukari yang menuju rumah Agus bertemu anggota Polsek Takeran. Keduanya lalu menuju rumah Agus.

"Setelah mendengar cerita Agus, anggota Polsek Takeran berkoordinasi dengan Polres Magetan untuk melakukan pengejaran dua tersangka. Kedua tersangka berhasil setelah dilakukan penghadangan di STM YKP Magetan," jelas Muslimin.

Baca juga: Sebelum Membunuh dan Rampok Korbannya, Nando Ajak Kawin Lari

Muslimin menambahkan kedua tersangka saat ini diamankan di Polres Magetan. Keduanya diperiksa intensif untuk pengembangan serta penylidikan lebih lanjut.

"Dimungkinkan aksi percobaan pencurian itu telah di rencanakan jauh-jauh hari oleh pelaku. Hal tersebut karena pelaku mengetahui serta hapal jam-jam rumah tersebut kosong ataupun saat lingkungan sekitar sedang sepi," demikian Muslimin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Regional
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Regional
Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Regional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Regional
3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

Regional
KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

Regional
Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Regional
Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Regional
Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Regional
Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Regional
Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X