Siapa Amir Mirza Hutagalung yang Disebut-sebut Wali Kota Tegal?

Kompas.com - 30/08/2017, 20:03 WIB
Bakal Calon (balon) Walikota Tegal, Siti Masitha (ketiga kanan) bersama bakal calon Walikota, Amir Mirzha (kedua kanan) berjalan usai pengambilan berkas formulir pendaftaran di DPD Partai Golkar di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (9/8/2017). Siti Masitha yang juga Walikota Tegal bersama Amir Mirzha, yang didukung partai Golkar, Nasdem, Hanura, Gerindra dan PPP, mengambil berkas formulir pendaftaran untuk maju pada Pilkada Kota Tegal Juli 2018. Antara Foto/Oky Lukmansyah Bakal Calon (balon) Walikota Tegal, Siti Masitha (ketiga kanan) bersama bakal calon Walikota, Amir Mirzha (kedua kanan) berjalan usai pengambilan berkas formulir pendaftaran di DPD Partai Golkar di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (9/8/2017). Siti Masitha yang juga Walikota Tegal bersama Amir Mirzha, yang didukung partai Golkar, Nasdem, Hanura, Gerindra dan PPP, mengambil berkas formulir pendaftaran untuk maju pada Pilkada Kota Tegal Juli 2018.

BREBES, KOMPAS.com - Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno dibawa ke Jakarta setelah ditangkap oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya di Tegal, Selasa (29/8/2017).

Saat keluar dari gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye, Siti mengatakan, dirinya hanya korban dari seseorang bernama Amir Mirza Hutagalung.

"Saya korban Amir Mirza Hutagalung," ujar Siti di gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

(Baca juga: Detik-detik Penangkapan Wali Kota Tegal, Petugas KPK Sempat Dicegat Satpol PP)


Siapa Amir Mirza Hutagalung yang dimaksudnya?

Amir diketahui sebagai Ketua Partai Nasdem Kabupaten Brebes. Pria yang kerap disebut sebagai teman dekat Siti itu juga dijaring KPK pada hari yang sama.

Wakil Ketua Partai Nasdem Brebes Slamet Dhofir, ketika dimintai konfirmasi mengenai penangkapan Amir dan kasus yang mungkin membelitnya, enggan berkomentar.

"Bukan kewenangan saya berbicara lebih jauh terkait persoalan yang saat ini sedang dialami Bang Mirza. Kami semua berdoa agar semuanya berjalan dengan baik," kata Slamet, Rabu.

(Baca juga: Wali Kota Tegal: Saya Korban Amir Mirza Hutagalung)

Amir Mirza diketahui pula sebagai Ketua Tim Pemenangan Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno pada Pilkada tahun 2013. Saat itu, Masitha berpasangan dengan Nursholeh yang diusung Partai Golkar dan Nasdem.

Slamet menyatakan, Amir Mirza menjabat sebagai Ketua Partai Nasdem Brebes sejak tahun 2015 lalu.

"Dia seorang pengusaha. Bidang usahanya ada di beberapa kota," imbuhnya.

(Baca juga: Wali Kota Tegal Ditangkap KPK, Ganjar Ajak PNS Ucapkan Sumpah Antikorupsi)

Partai Nasdem sendiri telah memecat Amir Mirza setelah ikut terjaring oleh KPK. Amir disebut ditangkap di Jakarta karena berkaitan dengan kasus hukum yang melibatkan Wali Kota Tegal Siti Masitha.

"Tertanggal 30 Agustus 2017, Nasdem mengeluarkan surat pemberhentian bagi saudara Amir Mirza baik sebagai Ketua DPD Brebes maupun kader," kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah Nasdem Setyo Maharso, di Semarang, Rabu.

Setyo mengatakan, partainya tidak punya tempat bagi kader atau pengurus yang bermain-main dengan korupsi.

(Baca juga: Tersangkut OTT Wali Kota Tegal, Amir Mirza Hutagalung Dipecat Nasdem)

Siti Masitha dan Amir Mirza berencana maju bersama dalam Pilkada 2018 sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal. Mereka sudah mengambil berkas formulir pendaftaran di DPD Partai Golkar dan mengikuti penjaringan bakal calon wali kota dan wakil PAN.

Berita ini telah tayang di Tribun Jateng, Rabu (30/8/2017), dengan judul: Terungkap, Sosok Pria yang Ikut Terjaring OTT KPK Bersama Siti Masitha, Hubungan Mereka Sedekat Ini



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik

Close Ads X