Terindikasi Pakai Daging Babi, Satu Warung Bakso Ditutup

Kompas.com - 30/08/2017, 10:45 WIB
Bakso, salah satu kuliner Indonesia yang sangat dekat dengan masyarakat. Bakso Sumber SeleraBakso, salah satu kuliner Indonesia yang sangat dekat dengan masyarakat.
|
EditorCaroline Damanik

PEKANBARU, KOMPAS.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menemukan warung bakso M di Jalan Ahmad Dahlan Sukajadi, Pekanbaru, yang terindikasi mengunakan bahan campuran daging babi.

Saat ini, unit usaha itu sudah ditutup pihak Pemkot Pekanbaru.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri, mengatakan, berdasarkan hasil uji laboratorium, bahan baku bakso dari warung tersebut positif mengandung babi.

"Pada bulan Mei 2017, kami mengambil sampel bakso yang ada di sana. Karena tidak punya alat untuk mengujinya, kami melakukan koordinasi dengan BBPOM Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Kini hasilnya sudah keluar dan positif mengandung fragmen babi," ujar Muhammad Kashuri saat jumpa pers di Pekanbaru, Selasa (29/8/2017).

(Baca juga: Pemilik Bom Panci Ditangkap Usai Jualan Bakso Cuankie)

BBPOM sendiri tidak hanya mengambil sampel di warung bakso tersebut. Ada ratusan kuliner di Pekanbaru yang juga diuji. Namun hasilnya, baru makanan dari warung bakso itu yang positif mengandung bahan baku babi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda M Munir, menuturkan, selain mengandung babi, warung bakso tersebut juga tidak mengantongi izin kelayakan kesehatan.

"Mereka tidak punya izin juga. Jadi kami menutup usahanya untuk sementara. Jika mau buka usaha lagi, silakan urus semua peraturan. Jika memang mau memakai bahan baku, silahkan cantumkan itu warung non muslim," tuturnya.

Surharyanto, pemilik warung, mengaku, dirinya tidak pernah mencampur bahan baku dengan daging babi. Usaha yang sudah diritis sejak tahun 2004 selalu dipantaunya.

"Sejak saya dulu pakai gerobak, saya tidak pernah mencampur dengan daging babi. Apa untungnya bagi saya? Saya selalu mengawasi dari proses awal hingga penyajian. Jadi juga heran mengapa bakso saya ada bercampur babi," ungkapnya.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Regional
Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Regional
3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

Regional
2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

Regional
DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X