Ganjar Sebut KPK Amankan Rp 300 Juta Saat Menangkap Wali Kota Tegal

Kompas.com - 30/08/2017, 06:51 WIB
Seorang wartawan mengambil gambar pintu ruangan Wali Kota Tegal Siti Masitha yang disegel KPK di kantor Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2017).ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah Seorang wartawan mengambil gambar pintu ruangan Wali Kota Tegal Siti Masitha yang disegel KPK di kantor Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2017).

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membeberkan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Wali Kota Tegal Siti Masitha.

Bersamaan dengan penangkapan Masitha, sejumlah uang jutaan rupiah diamankan petugas KPK.

"Rp 300 (juta). Yang dilaporkan ke saya sementara Rp 300 juta," kata Ganjar ketika dikonfirmasi, Selasa (29/8/2017) malam kemarin.

Ganjar menuturkan bahwa berdasarkan laporan internal, Wali Kota Tegal ditangkap KPK diduga karena terlibat kasus proyek rumah sakit umum daerah setempat.

Baca juga: Ganjar Sebut Wali Kota Tegal Ditangkap KPK Diduga Terkait Rumah Sakit

Gubernur mengingatkan semua pihak bahwa Jateng bukan zona nyaman untuk melalukan korupsi. Semua zona telah diawasi, sehingga diingatkan untuk tidak bermain-main soal korupsi.

"Semua orang sekarang dapat melaporkan, era sekarang transparansi dan akuntabel. Sudah tidak musim yang seperti itu, maka risiko besar akan dihadapi. Kita sedih betul dengan kejadian ini," ujar pria berambut putih ini.

Dalam waktu dekat, Ganjar Pranowo akan berkunjung ke Pemkot Tegal. Ia ingin memastikan roda pemerintahan di sana berjalan, meski pemimpinnya tersangkut OTT.

"Kebetulan besok mau ada acara, saya mau mau berkunjung ajak bicara dengan teman yang ada di sana," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Ganjar Jengkel Wali Kota Tegal Ditangkap KPK

Kompas TV Penyidik KPK masih mengembangkan perkara dugaan suap di Kementerian Perhubungan



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional
Siswa SD Tendang Gurunya hingga Tangan Korban Patah, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Siswa SD Tendang Gurunya hingga Tangan Korban Patah, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Regional

Close Ads X