3 Truk dan 5 Motor Terlibat Tabrakan Beruntun di Bawen, 5 Orang Tewas

Kompas.com - 29/08/2017, 19:08 WIB
Kecelakaan beruntun kembali terjadi di jalan nasional Semarang-Solo tepatnya di kilometer 32 Kelurahan Harjosari Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (29/8/2017) siang. Kompas.com/ Syahrul MunirKecelakaan beruntun kembali terjadi di jalan nasional Semarang-Solo tepatnya di kilometer 32 Kelurahan Harjosari Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (29/8/2017) siang.
|
EditorErlangga Djumena

BAWEN, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di jalan nasional Semarang-Solo tepatnya di kilometer 32 Kelurahan Harjosari Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (29/8/2017).  Kecelakaan karambol ini melibatkan tiga truk dan sedikitnya lima sepeda motor.

Akibat kecelakaan itu sebelas orang dilarikan ke RS Ken Saras.  Berdasarakan data RS Ken Saras terdapat 5 korban tewas. Korban kemungkinan masih bertambah lantaran salah satu truk yang menimpa rumah, yakni truk peti kemas bermuatan sepatu belum bisa diangkat. Selain itu 5 rumah dan beberapa kios rusak parah dalam peristiwa ini.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho belum bisa memastikan jumlah korban tewas dalam kejadian tersebut.

"Sementara yang sudah dipastikan ada dua, jumlah korban seluruhnya belum bisa dipastikan," katanya seperti dikutip Antara.

Baca juga: Libatkan 11 Kendaraan, Kecelakaan Beruntun di Malang Tewaskan 4 Orang

Sementara seorang saksi di lokasi lokasi kejadian, tepatnya di depan Pabrik PT Apac Inti Corpora (AIC), Bawen, Lina (58) mengaku kaget syok saat melihat sebuah truk tronton melaju ke arah warungnya sekitar pukul 13.45 wib..

"Tiba-tiba duerrrr keras sekali, lalu ada tronton melaju miring dari arah turunan Dolog," kata Lina yang menjual sayur mayur itu.

Hanya hitungan menit truk itu tiba-tiba roboh beberapa meter dari warungnya.  Beruntung, warung sayuran miliknya tidak terkena bodi truk tronton tersebut. Lina pun langsung menjauh dari warungnya.

"Saya lari ke jembatan penyeberangan. Tapi alhamdulillah warung saya selamat," ucapnya.

Hingga berita ini dibuat, di lokasi kejadian proses evakuasi masih berlangsung. Arus lalu lintas sempat macet total selama tiga jam lebih.

Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Thirdy Hadmiarso. Hingga saat ini dilakukan contraflow agar lalu litas tetap bisa berjalan. Polisi menyarankan kendaraan ke arah Semarang atau Solo agar melintas di jalan tol Semarang-Bawen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X