Kompas.com - 28/08/2017, 19:23 WIB
Helikopter Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mendarat di landasan pacu calon Bandara Jenderal Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (6/8/2017) lalu. Dok Humas Pemkab PurbalinggaHelikopter Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mendarat di landasan pacu calon Bandara Jenderal Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (6/8/2017) lalu.
|
EditorErlangga Djumena

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga membentuk tim khusus yang menangani percepatan pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS).

Pembentukan tim tersebut seiring dengan instruksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang telah membentuk tim serupa ditingkat pusat yang terdiri dari Kemenhub, Kementerian BUMN, Mabes TNI Angkatan Udara dan PT Angkasa Pura II.

“Tim percepatan pembangunan Bandara Jenderal Soedirman tingkat Pemkab diketuai oleh Sekretaris Daerah, Wahyu Kontardi,” kata Bupati Purbalingga Tasdi di ruang kerjanya, Senin (27/8/2017).

Tim Percepatan pembangunan Bandara Jenderal Soedirman terus berkoordinasi dengan tim percepatan yang dibentuk Kementerian perhubungan. Tim percepatan di Purbalingga terdiri dari empat kelompok kerja (Pokja).

Pokja I dipimpin Inspektur Inspektorat Agus Winarno yang menangani bentuk perjanjian kerjasama dengan pihak-pihak terkait, kemudian Pokja II dipimpin kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Zaenal Abidin yang menangani pembebasan lahan untuk penambahan landasan pacu.

Baca juga: Lanud Wirabasa Purbalingga Resmi Jadi Lanud Jenderal Besar Soedirman

Sementara Pokja III dipimpin kepala Dinas Perhubungan Yonathan Eko Nugroho yang menangani kaitan dengan teknis perhubungan, serta Pokja IV yang dipimpin Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Setiyadi yang menangani pembangunan infrastruktur pendukung bandara dan prasarana jalan menuju bandara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tim ini terus berkoordinasi, dan kami juga terus melakukan rapat dengan pemerintah pusat yang terdiri dari Kemenhub, Kementerian BUMN, Mabes TNI dan PT Angkasa Pura II selaku calon operator bandara,” kata Tasdi.

Tasdi menyebutkan, berdasarkan rapat koordinasi dengan tim percepatan pembangunan bandara pusat, diharapkan DED (detail enginering desaign) bisa rampung pada Oktober 2017 depan. Begitu DED selesai, PT Angkasa Pura II langsung mulai melakukan pembangunannya.

“Paling tidak Desember 2017 sudah mulai pembangunan fisik bandara,” ujarnya.

Percepatan pembangunan Bandara Jenderal Soedirman juga bersamaan dengan pembangunan bandara Kertajati di Majalengka Jawa Barat. Bandara Kertajati dijadwalkan selesai pada kuartal I tahun 2018, dan Bandara Jenderal Soedirman ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2018.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.