Doa Rosalina, Istri Sopir Taksi "Online" yang Tewas Dibunuh di Palembang

Kompas.com - 28/08/2017, 16:10 WIB
Istri Edward Limba (34), warga Jalan Wahid Hasyim Lorong Kedukan 712 B, RT 24 RW 8, 5 Ulu, Seberang Ulu I Palembang, menangis histeris di samping jenazah suaminya yang ditemukan tewas di kawasan Sembawa, Selasa (22/8/2017). Sripoku.com/Darwind SepriansyahIstri Edward Limba (34), warga Jalan Wahid Hasyim Lorong Kedukan 712 B, RT 24 RW 8, 5 Ulu, Seberang Ulu I Palembang, menangis histeris di samping jenazah suaminya yang ditemukan tewas di kawasan Sembawa, Selasa (22/8/2017).
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Kepergian Edward Limba atau Ewa menyisakan duka mendalam bagi Rosalina dan anak-anaknya. Mereka tak menyangka, sang ayah yang baru saja menjadi sopir taksi online kemudian pergi untuk selama-lamanya.

Rosalina tak berkomentar banyak soal tiga pelaku yang sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Dia hanya berharap agar ke depannya ada payung hukum untuk melindungi pengemudi transportasi online.

“Mudah-mudahan kan, ke depannya perlindungan hukum untuk transportasi online ini secepatnya diproses jangan hanya menjadi sebuah wacana. Jangan setelah heboh banyak kasus baru bertindak," ungkap Rosalina ketika ditemui di rumahnya di Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu Kertapati, Palembang, Senin (28/8/2017).

"Jadi mereka juga punya payung hukum untuk merasa nyaman dalam mencari rezekinya dan juga dengan adanya peraturan itu mungkin akan menjadi lebih teratur,” tambah Rosalina.


(Baca juga:  Anak-anak Terus Bertanya, Ayah di Mana...)

Ewa yang baru saja menjadi sopir taksi online ditemukan tewas dengan leher terjerat kawat di Sembawa Banyuasin, Selasa (22/8/2017).

“Anak-anak masih bertanya tentang ayahnya, malahan yang masih TK saya sering melihat dia melamun, saya pikir dia teringat dengan ayahnya,” ungkap Rosalina sambil berlinang air mata.

“Mereka tidak bilang kalau rindu sama ayahnya tapi kemarin juga, saat kami ke kuburan ayahnya, mereka langsung memeluk nisan kuburan,” tambahnya kemudian.

Dia mengaku, tak habis pikir dengan pikiran para perampok yang tega melakukan perbuatan keji terhadap suaminya.

(Baca juga: Anak Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas: Mama Jangan Menangis...)

Hanya saja, Rosalina mengaku saat ini lebih memikirkan nasib keluarganya ke depan setelah ditinggal sang kepala keluarga. Dia mengatakan siap menjadi tulang punggung keluarganya.

“Kami masih percaya dengan rezeki dari yang kuasa. Kami hanya bisa berusaha bekerja sebagai PNS ini,” ujar Rosalina.

 

Berita ini telah tayang di Sriwijaya Post, Senin (28/8/2017), dengan judul: Belum 40 Hari, Sambi Menangis Istri Ewa Curhat Belajar Ikhlas hingga Anaknya Sering Begini

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X