Kompas.com - 25/08/2017, 14:06 WIB
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Pasangan calon Gubernur Jawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan bertarung dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 tidak akan bisa sembarangan memajang baliho, spanduk, serta umbul-umbul  ketika masa kampanye dimulai.  Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengatur hal tersebut. 

"Untuk Pilgub sekarang 3 jenis alat peraga kampanye  disediakan KPU seperti spanduk, baliho dan umbul-umbul," kata Komisioner KPU Jawa Barat Endun Abdul Haq saat ditemui di kantornya, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat (25/8/2017).

Pembatasan pertama adalah pemasangan baliho berukuran besar. Dalam satu kabupaten atau kota, KPU Jawa Barat akan membuat 5 baliho yang akan dipasang di lima titik yang sudah ditentukan.  "Nanti dipasangnya berjejer bareng-bareng. Tidak ada baliho yang sendiri-sendiri," ujar Endun.

Untuk alat peraga kampanye berbentuk spanduk, KPU membatasi satu pasangan calon hanya boleh memasang 2 spanduk di satu desa serta 20 umbul-umbul per kecamatan. 

"KPU hanya memproduksi atau mencetak. Desainnya dari masing-masing pasangan calon lima hari setelah penetapan nomor urut. Setelah dicetak oleh perusahaan yang memenangkan tender, KPU akan menyerahkan kembali ke tim pasangan calon kampanye," katanya. 

Baca juga: Posisi Makin Terjepit, Bagaimana Nasib Ridwan Kamil di Pilkada Jabar?

Setelah pasangan calon menerima alat peraga kampanye, tim kampanye diperbolehkan untuk memasang alat peraga kampanye pada titik yang telah ditentukan sebelumnya oleh Pemda kabupaten kota dan KPU. 

"Tidak dipungut biaya pajak reklame. Di perdanya berbunyi untuk pemasangan alat peraga kampanye yang dibuat KPU tidak dipajak," sebutnya.

Meski demikian, KPU memberikan kompensasi untuk pasangan calon yang ingin membuat sendiri alat peraga kampanye serta bahan kampanye seperti poster, flyers, dan leaflet. Namun KPU tetap memberikan batasan jumlah. 

"Peraturan KPU terbaru 2017-2018 setiap paslon boleh mencetak lagi alat peraga kampanye maksimal 150 persen," ujarnya.

Kompas TV KPU Desak DPR Sahkan UU Pemilu
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.