Kabur dari Lapas Kerobokan, 2 Napi Asing Dipindah ke Nusakambangan

Kompas.com - 25/08/2017, 11:19 WIB
Polisi menggelar rekonstruksi kaburnya empat narapidana asing dari Lapas Kerobokan KOMPAS.com/Robinson Gamar Polisi menggelar rekonstruksi kaburnya empat narapidana asing dari Lapas Kerobokan
|
EditorReni Susanti

DENPASAR, KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali memindahkan 10 narapidana ke Lapas Kelas I, Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (25/8/2017) dini hari.

Dua di antaranya adalah warga negara asing yang sempat kabur dari Lapas Kerobokan. Mereka adalah Dimitar Nikolev warga Negara Bulgaria dan Sayed M Said.

"Mereka sudah dipindahkan ke Nusa Kambangan tadi pagi," kata Kalapas Kerobokan, Tony Nainggolan, Jumat (25/8/2017) siang.

Tony menjelaskan, ada sejumlah pertimbangan mengapa 10 napi ini dipindahkan. Selain kondisi lapas yang kelebihan kapasitas, pemindahan dilakukan dalam rangka pembinaan.

(Baca juga: Dua Napi Nusakambangan Kabur, Petugas Lapas Terancam Sanksi)

 

Khusus dua WN asing, memang tidak lepas dari aksi nekat mereka kabur dari lapas Kerobokan. "Alasan pemindahan termasuk itu, sekarang lapas Kerobokan over capasity sampai 300 persen," kata Nainggolan.

Selain Dimitar dan Nikolev, ada 3 WN asing lain yang turut dipindahkan yaitu Jose William Ortiz, Chang Cheng Weng, dan Bahman Mirzae.

Tony Nainggolan mengatakan, proses pemindahan akan terus dilakukan sesuai dengan kondisi yang berkembang. "Pemindahan akan terus dilakukan, lihat kondisinya nanti," tutur Nainggolan. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Regional
Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Regional
Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah 'Hilang' 155 Tahun

Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah "Hilang" 155 Tahun

Regional
Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Regional
Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Regional
Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Regional
Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Regional
Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Regional
Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Regional
Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Regional
Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Regional
Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Regional
Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Regional
Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X