Posisi Makin Terjepit, Bagaimana Nasib Ridwan Kamil di Pilkada Jabar?

Kompas.com - 24/08/2017, 12:24 WIB
Ridwan Kamil KOMPAS/ZULKARNAINIRidwan Kamil
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Posisi bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kian terjepit dalam konstelasi Pilkada Jabar 2018. Dinamika politik yang bergulir seakan membuat Ridwan Kamil kian terasingkan.

Partai Golkar dan PDI-P telah lebih dulu menutup pintu bagi Ridwan setelah sinyal koalisi kian menguat. Partai Gerindra dan PKS yang notabene partai pengusung Ridwan Kamil di Pilwalkot 2013 telah banting setir mendukung Deddy Mizwar dan Ahmad Saikhu.

Situasi kian pelik ketika lima partai lain, Partai Demokrat, PPP, PAN, PKB, dan Partai Hanura sepakat untuk berkoalisi di Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang, tanpa Partai NasDem yang menjadi satu-satunya partai pendukung Ridwan Kamil.

Lantas bagaimana nasib Ridwan Kamil di Pilkada Jabar? Menyikapi kondisi tersebut, pria yang akrab disapa Emil itu mengkau tak khawatir. Ia masih berkeyakinan, politik itu cepat berubah.

(Baca juga: Ridwan Kamil Pilih Bima Arya, Desy Ratnasari Fokus di DPR RI)

"Enggak, jangan terlalu khawatir saya ditinggalkan. Januari masih lama jangan menilai final, masih 4 bulan lagi dan saya pernah mengalami pengalaman ini di tahun 2013," ujar Emil di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (24/8/2017).

Emil pun berkaca pada dinamika politik pada Pilkada DKI Jakarta di mana pengusungan pasangan baru diumumkan di injury time.

"Jangan lupa pemilihan di Jakarta membuktikan pengusungan itu H-1. Jadi kalau disimpulkan berbulan-bulan sebelum hari pendaftaran menurut saya terlalu dini," ungkapnya.

Buktinya, lanjut Emil, hingga saat ini belum ada partai yang sudah mendeklarasikan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur.

(Baca juga: Masuk Koalisi 5 Partai, PAN Ingin Kadernya Dampingi Ridwan Kamil)

"Buktinya yang punya hitam putih baru saya (diusung NasDem). Apakah Pak Deddy Mizwar dan Ahmad saikhu sudah resmi? kan belum ada deklarasi, belum ada hitam putih, masih ada dinamika dari Gerindra dan dari mana-mana," kata Emil.

"Jadi menurut saya kepastian itu akan terjadi siapapun itu kalau sudah ada hitam putih dukungan," jelasnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X